PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo– Kerusakan PDAM di Kota Probolinggo sangat disayangkan sekali. Ada 19.975 saluran rumah yang kenak imbasnya atas kerusakan ini.
Siswadi selaku Ketua KONI menjelaskan bahwa keterlambatan proses pengelasan disebabkan adanya air yang menggenang
“Ketika proses pengelasan pipa ini kadang ada gangguan hentakan air. Inilah yang membuat lama proses pengelasan,” kata Siswadi yang juga menjabat Ketua KONI Kota Probolinggo ini.
Kabar yang cukup meresakkan masyarakat khususnya yang memanfatkan PDAM direspon oleh Ketua Umum PC. PMII Probolinggo.
“Layanan PDAM Kota Probolinggo terus memburuk sejak terjadinya penyumbatan saluran air pada tanggal 8 februari 2020 yang menyebabkan aliran PDAM Kota Probolinggo berhenti dan tidak dapat mengalirkan air bersih kerumah warga Kota Probolinggo dan masih baru tanggal 10 pebruari 2020 di droping atau disuplay air bersih oleh PEMKOT Probolinggo” tegas Sholeh Ketum PC. PMII Probolinggo saat dihubungi oleh wartawan Pilihanrakyat.id melalui media WhatsApp (11/02).
“Dalam hal ini kami PC. PMII Probolinggo menilai PEMKOT Probolinggo lamban dalam melakukan penanggulangan suplay air bersih kepada warga Kota Probolinggo bahkan pemerintah tidak cakap dalam melakukan percepatan menyelesaikan permasalahan ini” tambahnya
Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semuanya, khususnya ke Wali Kota Probolinggo yang harus melakukan evaluasi terhadap semua aspek
“Semoga pemerintah dalam hal ini Walikota Probolinggo Bpk.Hadi Zainal Abidin, segera melakukan evaluasi menyeluruh pasca kejadian ini terjadi” tambahnya.
“Dan harapan kami PC. PMII Probolinggo kepada PEMKOT agar kedepannya hal-hal yg demikian tidak terulang kembali, karna ini menyangkut hajat dan kepentingan masyarakat Kota Probolinggo.
Tak lama pasca pesta euforia 1 th kepemimpinan walikota & wakil walikota Probolinggo, terjadi sebuah insiden memilukan dg matinya aliran air bersih PDAM di kota Probolinggo yg sangat merugikan masyaeakat. (AR/PR.ID)




