Daerah  

Air Bersih Mengalir ke Tengger: Kolaborasi Dua Kementerian Buka Harapan Baru

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Kabar baik datang bagi masyarakat di kawasan Tengger, Jawa Timur. Enam desa di lereng Bromo akan segera menikmati pasokan air bersih berkat kolaborasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM).

Inisiatif ini lahir dari kerja sama lintas kementerian yang berfokus pada penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat pedesaan. Air bersih akan disalurkan dari sumber Ranukumbolo di kawasan Semeru menuju Jemololawang dan desa-desa di sekitar Bromo, melalui proyek pipanisasi yang saat ini tengah digarap intensif.

Founder Mujadalah Kiai Kampung, M. Najib Atamimi, mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang disebutnya sebagai “terobosan sejarah” bagi masyarakat Tengger.

“Ini benar-benar luar biasa. Program ini menjadi berkah besar bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Najib, Rabu (5/11).

Baca juga  Unik! Bakar Ikan Cara Mempererat Emosional

Ia menilai keberhasilan ini tak lepas dari peran Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto, yang menginisiasi pengadaan air bersih dari Ranukumbolo, serta dukungan penuh dari Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono dalam mempercepat pembangunan jaringan pipanisasi.

“Dalam 80 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini proyek pipanisasi air bersih dari Semeru ke Bromo akan terwujud. Ini bukti nyata perhatian pemerintah terhadap warga desa,” katanya.

Najib juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan pedesaan. Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini benar-benar berpihak pada masyarakat kecil.

“Bapak Presiden Prabowo sangat konsen membangun desa dan memakmurkan rakyat kecil. Ini wujud nyata visi beliau membangun Indonesia dari pinggiran,” tegasnya.

Baca juga  PIP Aspirasi Disalurkan, Sekolah Minta Siswa Tingkatkan Prestasi

Selain proyek air bersih, Mujadalah Kiai Kampung juga mendukung program Enam Desa Koperasi Merah Putih di kawasan Tengger. Program tersebut digagas oleh Kemenkop UKM untuk memperkuat ekonomi desa melalui pendidikan dan pelatihan bagi pengurus koperasi.

“Kami berterima kasih kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya kepada Menteri Desa dan Menteri Koperasi, atas perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat desa, baik dalam penyediaan air bersih maupun pemberdayaan ekonomi,” tutur Najib.

Program pipanisasi air bersih ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Ribuan warga Tengger yang selama ini mengandalkan air hujan dan pasokan terbatas dari sumber mata air kecil, diharapkan segera menikmati manfaatnya. Pemerintah menilai proyek ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah pedesaan di sekitar kawasan wisata Bromo-Semeru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *