Daerah  

Ansor Kota Probolinggo Soroti Program MBG dan Minimnya Dukungan Pemkot terhadap Festival Budaya

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo, Salamun Huda, mengkritik Pemerintah Kota Probolinggo terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta minimnya dukungan terhadap kegiatan budaya yang digagas organisasi kepemudaan. Kritik tersebut disampaikan saat kegiatan Festival Patrol di Jalan Mastrip, Kota Probolinggo, Sabtu, 7 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Salamun Huda menilai program MBG perlu mendapat pengawasan serius agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa tradisi sosial di lingkungan Nahdlatul Ulama sejak lama telah menunjukkan kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan makanan yang layak dan bergizi.

Menurut dia, dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial seperti tahlilan, masyarakat terbiasa menyediakan makanan yang layak bagi para peserta. Karena itu, ia berharap program-program sosial yang dijalankan pemerintah, termasuk MBG, dapat memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca juga  Keluarga Korban Penusukan Pascakonser NDX A.K.A Minta Polisi Segera Bertindak

Salamun Huda juga menyebutkan sejumlah pemerintah daerah di wilayah tapal kuda Jawa Timur telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia mencontohkan pemerintah daerah di Kabupaten Lumajang, Jember, Kabupaten Probolinggo, dan Bondowoso yang dinilai merespons berbagai kritik serta masukan dari masyarakat.

Ia mempertanyakan respons Pemerintah Kota Probolinggo terhadap aspirasi masyarakat yang muncul terkait program tersebut. “Kami berharap Pemerintah Kota Probolinggo memiliki keseriusan yang sama untuk mendengar aspirasi masyarakat,” kata Salamun.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta agar berbagai masukan masyarakat dapat disampaikan kepada pimpinan daerah, termasuk melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Probolinggo, sehingga program yang berjalan dapat terus diperbaiki.

Baca juga  Menjelang Pilpres 2024, Uskup Agung Semarang Ingatkan Umat Soal Hoax

Selain menyoroti program pemerintah, Salamun Huda juga menyinggung minimnya dukungan pemerintah kota terhadap kegiatan budaya yang digagas organisasi kepemudaan. Ia menyebut Festival Patrol yang digelar GP Ansor Kota Probolinggo tersebut dilaksanakan secara mandiri tanpa dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

Menurut dia, festival tersebut tetap dapat terlaksana berkat gotong royong masyarakat, dukungan sponsor, serta partisipasi berbagai pihak. Kegiatan itu juga diikuti kelompok musik patrol dari sejumlah wilayah di Probolinggo Raya sebagai bentuk kreativitas pemuda dalam melestarikan musik tradisional berbasis alat musik sederhana tanpa penggunaan instrumen elektronik maupun kendaraan bermotor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *