FAJI Kab. Probolinggo Turut Serta Jaga Ekosistem Sungai

- Advertisement -

PROBOLINGGO, KOMPAS.com – Sejumlah atlet Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI Kab. Probolinggo Turut Serta Jaga Ekosistem Sungai, Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo Minggu (27/9/2020).

Penanaman bibit pohon dan penebaran binih ikan ini, sudah sesuai dengan habitat di sepanjang sungai. Pohon Mangga dan alpukat menjadi pilihan untuk bibit yg ditanam.

Aksi yang dilakukan FAJI bukan hanya untuk menjaga ekosistem sungai, tapi juga membantu perekonomian masyarakat, pohon dan ikan nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna membantu perekonomian masyarakat.

Mahdi selaku ketua FAJI Kab. Probolinggo berharap masyarakat bijak dalam memanfaatkan pohon dan ikan yang sudah dilakukan oleh FAJI dengan tidak menggunakan racun, setrum dan dinamit saat menangkap ikan.

Baca juga  Sandiaga Uno Merasa Bodoh Tak Menanamkan Saham di PT Gojek Indonesia

“Kami harap warga turut merawat pohon dan benih ikan tersebut. Kami mohon warga tidak menggunakan racun, setrum dan dinamit saat menangkap ikan, demi menjaga ekosistem sungai,” tutur Mahdi sebagaimana dilansir KOMPAS.com

Mahdi menyebut, penebaran benih ikan dan penanaman pohon tersebut juga didukung oleh Dinas Perikanan dan Kelautan serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan peduli lingkungan untuk memperingati Hari Sungai Sedunia itu juga diikuti Federasi Arung Jeram Indonesia Provinsi Jawa Timur, pengelola Songa, Airlangga Adventure, para pecinta alam dan masyarakat sekitar.

Baca juga  Viral Lewat Cerita Horor, Ternyata Desa Penari Ada di Ponorogo

Ketua FAJI Provinsi Jawa Timur Imam Santoso mengapresiasi aksi peduli lingkungan memperingati Hari Sungai Sedunia tersebut yang puncaknya di Sungai Pekalen. Lewat aksi itu diharapkan ekosistem sungai terbangun kembali. Saat ini, stok pohon dan ikan di aliran sungai sudah jarang.

Baca juga  Viral Lewat Cerita Horor, Ternyata Desa Penari Ada di Ponorogo

Menurutnya, penanaman bibit pohon dan penebaran benih ikan sepanjang 12 KM di kali Pekalen diharapkan menggugah kesadaran pelaku wisata rafting dan masyarakat sekitar, untuk menjaga ekositem sungai, dan tidak hanya mengeksplorasi sungai Pekalen.

Imam menambahkan, kenapa Kali Pekalen yang dipilih, karena sungai pertama yang dibuka menjadi destinasi wisata di Jatim sejak 1999 adalah Sungai Pekalen.

“Kita ingin ekosistem sungai terjaga. dengan adanya wisatawan yang banyak, maka dilakukan penghijaun, penebaran benih ikan dan bersih-bersih sungai,” ujar Imam.

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Bocil Top Up Voucher Game Online 800 RB; KPAI Serukan Lindungi Anak Dari Pengaruh Game Online

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Di media sosial (medsos) viral video diduga orang tua sedang memarahi kasir minimarket Indomaret karena anaknya...

Serangan Hamas Tewaskan 2 Warga Israel; PM Israel Murka

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Saling serang antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza kian intens. Gempuran roket yang ditembakkan Hamas...

Kaukus Muda PPP: Penyerangan di Masjid Al Aqsha adalah Bentuk Kekejaman Negara Apartheid Israel

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Wakil Koordinator Nasional Kaukus Muda PPP Aas Subarkah mengutuk keras aksi pengusiran paksa warga Palestina di...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...