PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Pemilik Dapur MBG Wangkal, H. Nabilul Fikri, M.Pd, atau akrab disapa Gus Ilul — angkat bicara soal tudingan adanya keterlibatan pejabat dalam usaha dapur yang dikelolanya. Ia menegaskan, seluruh kegiatan operasional Dapur MBG murni didanai dari modal pribadi dan pinjaman bank, tanpa campur tangan pihak mana pun.
“Sangat disayangkan, teman-teman media menulis berita tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Padahal saya mudah ditemui dan terbuka untuk memberikan penjelasan,” ujar Gus Ilul saat ditemui di Probolinggo, Kamis (6/11/2025).
Ia menegaskan, modal usaha Dapur MBG sepenuhnya bersumber dari pinjaman Bank Jatim. “Kalau tidak percaya, silakan cek langsung ke Bank Jatim. Semua jelas dan transparan,” tegasnya.
Gus Ilul yang juga dikenal sebagai pengasuh pondok pesantren di wilayah Paiton ini menyebut, Dapur MBG dijalankan secara profesional dengan semangat pelayanan. Menanggapi kritik soal kualitas menu, ia mengakui masih ada kekurangan karena program ini baru berjalan beberapa hari.
“Kalau ada menu yang kurang layak, itu hanya satu dua saja. Kami baru beroperasi empat hari dengan seribu porsi per hari. Wajar kalau ada kekurangan, karena tim kami masih beradaptasi,” ujarnya. “Kami menerima kritik sebagai bentuk perhatian dan akan terus berbenah.”
Ia juga menjelaskan adanya kendala distribusi bahan baku seperti sayuran, buah, dan susu full cream akibat lonjakan permintaan dari dapur MBG di daerah lain. “Harga bahan pokok naik dan beberapa bahan memang sulit didapat. Tapi kami terus berupaya agar pelayanan tetap optimal,” katanya.
Menutup keterangannya, Gus Ilul menegaskan komitmennya untuk menjalankan Dapur MBG secara profesional. “Kami akan terus memperbaiki kualitas dan menjaga kepercayaan masyarakat. Program ini kami jalankan dengan niat melayani para penuntut ilmu,” ujarnya.




