News  

Gus Iqdam Terharu di GBT, Menangis Saat Song For Pride Dinyanyikan

PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Pendakwah muda Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam merasakan pengalaman emosional saat menyaksikan laga Persebaya Surabaya melawan Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada lanjutan Super League 2025/2026. Untuk pertama kalinya hadir langsung di stadion tersebut, Gus Iqdam mengaku tak kuasa menahan air mata ketika puluhan ribu Bonek menyanyikan lagu kebanggaan Persebaya, Song For Pride.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube resminya, Gus Iqdam menyebut momen itu sebagai pengalaman hidup yang membekas. Ia mengatakan suasana di GBT jauh melampaui bayangannya.

“Ini pengalaman hidup bagi saya. Pertama kali nonton di GBT. Saat momen menyanyikan Song For Pride, Masyaallah,” ujar Gus Iqdam dalam tayangan tersebut.

Baca juga  Jokowi Sudah Pas Dalam Menyikapi Amandemen UUD 1945, Partai Demokrat; Tidak Sepakat Dengan Amandemen UUD 1945

Sebelumnya, Gus Iqdam mengaku sempat meragukan cerita jemaahnya asal Surabaya yang menggambarkan suasana di GBT sebagai pengalaman batin yang mendalam. Ia bahkan sempat tertawa ketika mendengar perbandingan suasana Song For Pride dengan momen Mahalul Qiyam dalam tradisi selawat.

Namun, pengalaman langsung di tribun stadion mengubah pandangannya. Menurut dia, nyanyian para suporter menghadirkan energi kebersamaan yang kuat dan menyentuh perasaan.

“Begitu mendengar langsung, baru terasa. Benar-benar mengharukan,” katanya.

Baca juga  Disdikbud Probolinggo Imbau Sekolah Perketat Pengawasan Pasca Dugaan Penculikan Anak

Ia menilai momen tersebut menunjukkan sisi lain dari militansi pendukung Persebaya, yang tidak hanya identik dengan fanatisme, tetapi juga ketulusan dan rasa memiliki terhadap klub serta kota Surabaya.

Adapun pertandingan Persebaya melawan Dewa United berakhir imbang 1-1. Hasil tersebut membuat tim berjuluk Green Force mengoleksi 32 poin dan naik ke posisi lima klasemen sementara Super League 2025/2026.

Bagi Gus Iqdam, kehadirannya di GBT bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, melainkan juga bentuk apresiasi terhadap budaya lokal dan semangat kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat melalui sepak bola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *