Daerah  

Jatim Hari Ini: Suhu Mencapai 37 Derajat, Sejumlah Wilayah Berpotensi Berkabut

PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Cuaca Jawa Timur pada Selasa, 6 Oktober 2026, diprakirakan didominasi kondisi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi mengalami udara kabur hingga kabut atau asap, sementara suhu udara di beberapa daerah diperkirakan mencapai 37 derajat Celsius.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi udara kabur berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Ponorogo, Trenggalek, Malang, Lumajang, Jember, Pasuruan, Mojokerto, Nganjuk, Bangkalan, Sampang, Kota Malang, dan Kota Madiun.

Sementara itu, Pacitan, Situbondo, dan Kota Batu berpotensi mengalami kabut atau asap. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi jarak pandang sehingga masyarakat yang berkendara maupun beraktivitas di luar ruangan perlu meningkatkan kewaspadaan.

Baca juga  Pelepasan Asset Tidak Kunjung Direalisasi, Petani Plasma TIR Cilebar Surati Menkeu

BMKG memprakirakan suhu udara Jawa Timur berada pada kisaran 15 hingga 37 derajat Celsius. Suhu tertinggi berpotensi terjadi di Kota Mojokerto, sedangkan suhu terendah diperkirakan berada di Kota Batu.

Di sejumlah kawasan perkotaan, termasuk Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, cuaca diprakirakan cenderung berawan. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di wilayah Malang Raya, Blitar, Kediri, Madiun, Madura hingga Bojonegoro.

Selain kondisi cuaca daratan, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Timur. Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Malang.

Baca juga  Pencurian Kabel Trafo PLN di Pasuruan Kembali Marak, Dua Kejadian dalam Sebulan

Gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan lainnya. Kondisi ini perlu diperhatikan nelayan, pelaku pelayaran dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG. Perubahan kondisi atmosfer dapat membuat prakiraan cuaca berubah sewaktu-waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *