PILIHANRAKYAT.ID, Kraksaan– Peleburan Pondok Al-Mabrur dan Mashduqiyah ke Pondok Pesantren Badridduja merupakan hal yang sangat diharapkan oleh semua keturunan Kiai Badri Mashduqi. Dengan peleburan ini maka nama pondok diganti dengan wilayah. Seperti Wilayah Mashduqiyah dan Al- Mabrur.
Keputusan untuk menggabungkan Al-Mabrur dan Mashduqiyah ke Pondok Pesantren merupakan keputusan jitu untuk semakin memperkokoh langkah menuju kejayaan Badridduja.
“Keputusan yang diambil kemaren, (5/1) di pertemuan keluarga merupakan langkah jitu untuk memajukan Badridduja, sebab semua pesantren keturunan Almarhum (Kiai Badri; Red) tidak lain hanya untuk meneruskan perjuangan kiai Badri Mashduqi, dengan seperti maka peleburan untuk menjadi satu-kesatuan merupakan langkah kongkrit” ungkap Gus Sajjad yang dulu menjadi Ketua Yayasan Al-Mabrur saat dihubungi via WhatsApp oleh wartawan Pilihanrakyat.id, (6/1).
“Mas Fatih yang saat ini menjadi Ketua Yayasan Badridduja sangat mendukung juga atas keputusan tersebut sebab kemajuan Badridduja harus berkembang disemua lini” tambahnya.
Gus Fatih atau Mas Fatih (MF) akan memaksimalkan setiap wilayah yang sudah menjadi satu-kesatuan karena tidak dapat dipungkiri setiap wilayah membutuhkan pengurusan/ penangana yang berbeda. Setiap wilayah pasti memiliki gaya sendiri dalam mengembangkan SDM nya masing-masing.
“Wilayah Al-Mabrur dan Mashduqiyah berbeda dengan Badridduja. Semuanya memiliki gaya masing-masing dalam hal memajukan SDM nya. Kerja sama dan saling melengkapi merupakan hal yang harus dijaga agar SDM Badridduja keseluruhan menjadi SDM yang berjiwa al-Qur’an dan berwawasan luas” kata Mas Fatih.
Mas Fatih juga berpesan untuk semua Santri Badridduja baik yang ada di Badridduja, Mashduqiyah dan Al-Mabrur agar senantiasa belajar yang giat dan percaya diri dalam mengembangkan jati dirinya.
“tetap giat dan percaya dirilah, agar jati diri kalian menjadi jati diri yang selalu haus dalam memmperjuangkan nilai-nilai Almarhum Kiai Badri Mashduqi”imbuhnya. (Cipto/PR.ID)




