Kerusuhan Di Wamena, Ini Pengakuan Korban

Peduli Wamena (foto: dok. pribadi)
Peduli Wamena (foto: dok. pribadi)

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Kerusuhan yang terjadi di Wamena adalah kerusuhan yang menyakitkan bagi Indonesia. Tawuran tersebut bermula dari pertengkaian anak sekolah yang semakin besar

“Tawuran pertama kali diawali tawuran Siswa. Baru setelah itu ada aksi anarkis seperti pembakaran kantor dan sebagainya” ungkap Sugeng Hariyanto saat pertemuan dengan Anisah Syakur (DPR RI Dapil II) dan Ahmad Hilmi (DPRD Jatim Dapil III), Senin, 07/10/2019

“Seakan2 aksi itu terorganisir dan menjadi korban adalah pendatang” tambahnya

Baca juga  Komisi III Lakukan Monev, Warga dan Pihak Tambang Sempat Cekcok

Orang Wamena sebenarnya buktinya korban dapat diselamatkan oleh orang Wamena

“Sebenarnya orang wamena baik2 buktinya mereka yang menyelamatkan kita dan mereka juga bilang kalau kita suruh pulang dulu karena orang hutan lagi pada turun” ungkap Sugeng

Kerusuan yang terjadi, sebagai pendatang tidak bisa ngapa-ngapain karena pendatang tidak bisa melawannya

“Orang pendatang tidak bisa ngapain2 walaupun sering mendapat perlakuan tidak baik” jelas Suyono korban Wamena yang lain

Pengakuan para korban yang disampaikan membuat prihatin Anisah Syakur

Baca juga  Kado indah Diesnatalis UPN “veteran” Yogyakarta yang ke-64 Th dari Mahasiswa

“Saya selaku DPR RI, juga ikut prihatin terkait kejadian yang menimpa bapak-bapak dan ibu-ibu” ungkap Anisah

Anisah juga memberi motivasi untuk melakukan usaha lagi di tempat mereka sendiri

“Klo mau usaha apalagi di tempat sendiri, Insa Allah ada pertolongan dari Allah. Kita mulai hidup baru dan usaha baru demi keselamatan diri kita sendiri” tambah Anisah

“Jika bapak-bapak dan ibu-ibu mau usaha lagi, Insa Allah kami siap bantu untuk melanjutkan usaha bapak-bapak dan ibu-ibu” Tambah Hilmi (Cipto/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *