PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih dua penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui implementasi Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). Program ini dinilai berhasil menggerakkan partisipasi masif satuan pendidikan dalam penguatan ketahanan pangan berbasis sekolah.
SIKAP dilaksanakan secara serentak di ratusan SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di seluruh Jawa Timur. Ribuan guru dan murid terlibat langsung dalam aktivitas penanaman tanaman pangan, panen hasil pertanian, serta penaburan benih ikan sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, SIKAP dirancang untuk menjadikan sekolah sebagai ruang belajar yang terhubung langsung dengan persoalan riil masyarakat, khususnya ketahanan pangan. Menurut dia, pendidikan tidak cukup berhenti pada teori, tetapi harus membentuk keterampilan dan karakter sejak dini.
Dua rekor MURI yang diraih Jawa Timur masing-masing adalah kategori pelaksanaan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan terbanyak dan penanaman serta penaburan benih ikan serentak dengan peserta terbanyak. Total peserta kegiatan tercatat lebih dari 110 ribu guru dan murid yang tersebar di 38 kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut, keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan utama pelaksanaan program. Sekolah didorong memanfaatkan ruang yang tersedia secara kreatif, mulai dari pekarangan hingga media tanam sederhana, sebagai sarana pembelajaran praktik.
Program SIKAP dinilai sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendekatan pendidikan. Dengan melibatkan pelajar secara aktif, pemerintah berharap kesadaran dan kemandirian pangan dapat tumbuh sejak usia sekolah.




