PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Perekonomian Jawa Timur mencatat pertumbuhan sebesar 5,85 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan IV 2025. Capaian tersebut menunjukkan penguatan kinerja ekonomi daerah menjelang akhir tahun, dengan laju pertumbuhan mendekati enam persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menyatakan, pertumbuhan ekonomi tersebut mencerminkan akselerasi yang relatif konsisten sepanjang 2025. Kinerja ini menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup solid di tingkat nasional.
Menurut BPS, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Aktivitas belanja masyarakat menunjukkan tren positif seiring terjaganya daya beli dan stabilitas harga pada sejumlah komoditas utama.
Selain konsumsi, sektor industri pengolahan turut memberikan kontribusi signifikan terhadap produk domestik regional bruto (PDRB). Kinerja sektor perdagangan besar dan eceran juga tercatat tetap tumbuh, sejalan dengan meningkatnya aktivitas distribusi barang dan jasa.
Belanja pemerintah dan realisasi investasi juga berperan dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan infrastruktur serta proyek strategis di sejumlah wilayah dinilai mendorong pergerakan ekonomi, khususnya di tingkat kabupaten dan kota.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan pertumbuhan ekonomi yang tercapai merupakan hasil dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah, pengendalian inflasi, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.
BPS Jawa Timur menilai capaian pertumbuhan 5,85 persen pada akhir 2025 menjadi modal penting bagi Jawa Timur dalam menghadapi tantangan ekonomi pada 2026, di tengah dinamika ekonomi nasional dan ketidakpastian global.




