Daerah  

Pemprov Jatim Revitalisasi 22 SMA, SMK, dan SLB di Pasuruan–Probolinggo

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Pemerintah Provinsi Jawa Timur melanjutkan program rehabilitasi dan revitalisasi sarana prasarana pendidikan di sekolah menengah. Kali ini, sebanyak 22 sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB—baik negeri maupun swasta—di wilayah Pasuruan dan Probolinggo menjadi sasaran revitalisasi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan program tersebut dilakukan secara bertahap di seluruh sekolah yang berada di bawah kewenangan Pemprov Jatim. Sekolah-sekolah itu meliputi SMA, SMK, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Kita bertahap melakukan revitalisasi di sangat banyak sarpras di sekolah-sekolah dalam kewenangan Pemprov Jawa Timur, SMA, SMK termasuk SMAN Taruna, dan SLB,” kata Khofifah, Jumat, 16 Januari 2026.

Baca juga  Komunikasi Politik Sudah Dibangun Oleh Partai Gerindra, Benarkah Gerindra Mempunyai Posisi Di Pemerintahan?

Menurut Khofifah, revitalisasi diarahkan untuk memperkuat sekolah unggulan, termasuk sekolah berbasis asrama. Ia menilai penguatan fasilitas menjadi kunci pemerataan layanan pendidikan berkualitas di seluruh daerah.

“Sentra-sentra sekolah unggulan dan sekolah teladan berbasis asrama kita harapkan makin merata, sehingga mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh anak-anak Jawa Timur,” ujarnya.

Sejumlah sekolah yang menerima program revitalisasi antara lain SMAN Taruna Madani Jawa Timur, SMAN Sukapura, SMAN 3 dan SMAN 4 Probolinggo, SMA Taruna Dra. Zulaeha, SMAS Nurul Hasan, serta SLBN Gending.

Di wilayah Pasuruan, revitalisasi menyasar SMAN 1 Pandaan, SMAN 3 Pasuruan, SMAN 1 Pasuruan, SMAN 1 Purwosari, SMA 45 Purwodadi, SMKN 1 Purwosari, dan SMKN 1 Grati. Program tersebut juga menjangkau sekolah swasta dan SLB lainnya, seperti SMK Miftahul Huda Gempol, SMK Darul Ulum Purwodadi, SMK PGRI 4 Pasuruan, SLBN Pandaan, SLBN Bandaran 3, SLBN 1 Pasuruan, serta SMK Al-Yasini Wonorejo.

Baca juga  Banser–GP Ansor Dampingi Bakti Sosial Gereja di Kraksaan, Rawat Toleransi Lintas Iman

Khofifah menyebut revitalisasi sarana prasarana menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran yang lebih baik dan inklusif. Sebelumnya, Pemprov Jawa Timur juga telah merevitalisasi 34 unit sekolah di wilayah Malang Raya sebagai bagian dari strategi pemerataan mutu pendidikan di provinsi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *