PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Timur menanam 500 pohon mangrove di Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu, 7 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Probolinggo serta pemerhati lingkungan dan pengelola Pantai Duta. Penanaman mangrove dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekosistem pesisir yang menghadapi ancaman abrasi dan perubahan iklim.
Ketua KNPI Kabupaten Probolinggo Mohammad Syafi’i mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap persoalan lingkungan. Menurut dia, kerusakan ekosistem pesisir di Kabupaten Probolinggo perlu mendapat perhatian serius.
“Masih banyak yang belum sadar kerusakan ekosistem pesisir khususnya di Kabupaten Probolinggo sudah sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, ajakan dari teman-teman BEM SI langsung mendapat sambutan baik,” kata Syafi’i.
Menurut Syafi’i, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial. Mangrove memiliki fungsi ekologis penting, antara lain menyerap karbon biru dan membantu melindungi garis pantai dari abrasi.
“Pohon mangrove dipilih sebagai bentuk pencegahan ekologis yang konkret, mengingat kemampuan pohon atau tanaman ini mampu menyerap karbon biru dan bisa melindungi garis pantai dari abrasi,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang menjaga kawasan pesisir Kabupaten Probolinggo. Kelestarian lingkungan pesisir, kata dia, penting untuk diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Dengan cara ini juga nantinya bisa mewariskan pesisir yang lestari dan lingkungan yang terjaga untuk kedepannya bisa dinikmati oleh anak atau penerus generasi khususnya di Kabupaten Probolinggo nanti,” katanya.
Pemerhati lingkungan Abdul Aziz berharap penanaman mangrove tidak berhenti di Pantai Duta. Dia mendorong kegiatan serupa dilakukan di kawasan pesisir lain di Kabupaten Probolinggo.
“Harapan kami pribadi, penanaman ini tidak hanya dilakukan di Pantai Duta saja, tapi juga di wilayah pesisir lainnya di Kabupaten Probolinggo. Selain itu ada tindak lanjut untuk sama-sama merawat dan menjaga,” tutur Aziz.
Menurut Aziz, keberhasilan penanaman mangrove tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga keberlanjutan perawatan. Karena itu, keterlibatan masyarakat dan kelompok pemuda diperlukan agar mangrove dapat tumbuh dan berfungsi sebagai pelindung kawasan pesisir.




