PILIHANRAKYAT.ID, Jatim-Memasuki satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatatkan kinerja impresif dengan tumbuhnya sektor industri pengolahan nonmigas sebesar 5,58 persen (yoy) pada Triwulan III 2025.
Di balik capaian ini, selain kepemimpinan Menteri Agus Gumiwang, peran aktif Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menjadi faktor pendorong yang signifikan.
Faisol Riza menjalankan peran strategis sebagai “ujung tombak” operasional Kemenperin. Beberapa kontribusi konkretnya antara lain:
1. Diplomasi Industri Global
Faisol Riza aktif mewakili Indonesia dalam forum internasional strategis sepertiKTT BRICS, menjajaki kerja sama investasi dan teknologi untuk memperluas akses pasar produk manufaktur Indonesia.
2. Penerjemah Visi Hilirisasi ke Lapangan
Melalui kunjungan langsung ke kawasan industri,Faisol Riza memastikan implementasi program hilirisasi dan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) berjalan sesuai target, sekaligus menyelesaikan kendala di lapangan.
3. Penggerak Industri Hijau dan SDM
Faisol Riza gencar menggalakkan transformasi industri hijau,menyusun peta jalan dekarbonisasi, sekaligus memastikan lulusan vokasi menguasai kompetensi yang dibutuhkan industri.
4. Perekat Sinergi Pemerintah-Dunia Usaha
Kemampuannya merangkul seluruh pemangku kepentingan terbukti dalam membangun komunikasi intensif dengan pelaku industri,dari multinasional hingga UMKM, untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Dengan realisasi investasi manufaktur mencapai Rp 568,4 triliun, kontribusi Wamenperin Faisol Riza dalam mengakselerasi kebijakan dan menjembatani kepentingan berbagai pihak patut diapresiasi. Kehadirannya melengkapi kepemimpinan Kemenperin dalam meletakkan fondasi kokoh menuju Indonesia Emas 2045.
*Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan
#IndonesiaMaju #Industrialisasi #FaisolRiza #EkonomiIndonesia #IndustriHijau




