Daerah  

Sinergi LBP dan Pemuda, Area Makam di Klenang Lor Ditata Ulang

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Wajah tempat pemakaman umum di Dusun Alastiang, Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, berangsur berubah. Area yang sebelumnya tampak kurang terawat kini terlihat lebih bersih dan tertata setelah digelar kerja bakti bersama, Ahad, 15 Februari 2026.

Kegiatan ini diinisiasi Koordinator Desa Lora Bergerak Tuk Perubahan (LBP) Klenang Lor bersama pemuda setempat. Sejak pagi, relawan terlihat mengecat pagar tembok makam dan membersihkan rumput liar yang tumbuh di sejumlah titik. Sejumlah bagian tanah yang rendah juga ditimbun untuk mencegah genangan air saat musim hujan.

Koordinator Desa LBP Klenang Lor, Badrul Nurul Hisyam, mengatakan kegiatan tersebut merupakan respons atas kondisi makam yang dinilai memerlukan perawatan. “Kami memulai dengan pembersihan menyeluruh, pengecatan tembok agar tampak bersih, hingga melakukan pengurukan tanah. Ada beberapa titik yang rawan tergenang air ketika hujan,” kata Badrul di lokasi kegiatan.

Baca juga  IKASUKA Perkokoh Kebhinnekaan Bangsa

Menurut dia, penambahan tanah dilakukan agar makam tidak lagi tergenang saat curah hujan tinggi. Genangan air, kata Badrul, kerap mengganggu warga yang hendak berziarah, terutama pada musim penghujan.

Ia berharap penataan sederhana ini memberi dampak jangka panjang bagi kenyamanan masyarakat desa. “Tujuan utamanya pengabdian. Kami ingin masyarakat yang datang berziarah merasa lebih nyaman,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dipantau Koordinator Kecamatan LBP Banyuanyar, Muhammad Romli. Ia menyatakan dukungan moral dan bantuan logistik diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para relawan yang terlibat.

Baca juga  Anwar; Nilai Kemanusian Tetap Dijaga

“Meskipun nilainya tidak besar, kami ingin memastikan semangat kawan-kawan tetap terjaga. Kebersamaan seperti ini penting untuk merawat solidaritas,” kata Romli.

Romli juga mengajak seluruh koordinator desa LBP di wilayah Banyuanyar untuk aktif menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan warga. Menurut dia, gerakan di tingkat desa harus mampu menjadi motor perubahan dengan tetap berkoordinasi di tingkat kecamatan.

Ia berharap kegiatan di Klenang Lor dapat menjadi contoh bagi desa lain. “Kami ingin kegiatan positif seperti ini menular dan menginspirasi wilayah lain untuk bergerak bersama masyarakat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *