PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Kepala Desa Besuk Agung, Hafifun Nasir, mendesak Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo untuk segera memanggil dua pihak terkait permasalahan tambang yang berdampak pada lahan warga di desanya. Dua pihak tersebut adalah pengelola tambang dan Kepala Desa Klampokan.
Dalam pernyataannya, Hafifun Nasir mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lahan milik warga Besuk Agung yang kini tidak lagi dapat dikelola akibat aktivitas tambang.
“Saya kasihan ke warga saya yang lahannya tidak bisa dikelola lagi. Maka dari itu, saya meminta agar secepatnya dilakukan reklamasi,” ujar Hafifun kepada awak media pada Selasa (03/06/2025).
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlibat dalam persoalan siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan lahan tersebut, namun lebih menekankan pada pentingnya percepatan proses reklamasi.
“Terkait siapa yang bertanggung jawab, saya tidak mau tau. Yang penting, reklamasi secepatnya dilakukan,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Deni Ilhami, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengupayakan komunikasi dengan pihak-pihak terkait.
“Iya mas, kami akan komunikasikan dulu dengan pihak tambang agar sama-sama bisa duduk bareng,” ujar Deni Ilhami.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak tambang maupun Kepala Desa Klampokan. Komisi III diharapkan dapat segera memfasilitasi pertemuan agar solusi dapat ditemukan demi kepentingan warga terdampak.
Permasalahan ini menambah daftar panjang konflik lahan akibat aktivitas pertambangan di wilayah Kabupaten Probolinggo, yang hingga kini masih terus menuai perhatian publik dan pemangku kepentingan.




