News  

Tabrakan Kereta di Bekasi, Korban Tewas Jadi 7 Orang

PILIHANRAKYAT.ID, Bekasi-Kecelakaan kereta api terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam, 27 April 2026. Insiden tersebut melibatkan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi dengan rangkaian KRL Commuter Line.

Peristiwa itu terjadi saat KRL tengah berhenti di jalur stasiun. Benturan keras membuat sejumlah gerbong mengalami kerusakan dan memicu kepanikan para penumpang di lokasi kejadian.

Hingga Selasa pagi, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan bertambah menjadi tujuh orang. Selain korban tewas, puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat cedera berbeda.

Baca juga  Pesawat Indonesia Mengudara di Thailand

Korban luka langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi. Petugas medis disiagakan untuk menangani penumpang yang membutuhkan perawatan darurat maupun observasi lanjutan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi. Sebagian besar korban disebut berasal dari rangkaian KRL yang menerima benturan di bagian belakang.

Tim gabungan dari Basarnas, kepolisian, TNI, serta unsur KAI melakukan proses evakuasi sepanjang malam. Petugas menggunakan alat khusus untuk mengevakuasi korban yang sempat terjebak di dalam gerbong rusak.

Baca juga  Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Rp3 Miliar untuk Korban Banjir di Aceh

Akibat kecelakaan itu, perjalanan kereta lintas Jakarta–Cikarang mengalami gangguan. Sejumlah perjalanan kereta jarak jauh juga dibatalkan sementara sambil menunggu proses normalisasi jalur selesai.

Kementerian Perhubungan bersama kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Hingga kini, otoritas belum mengumumkan hasil investigasi resmi terkait faktor yang memicu tabrakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *