PILIAHNRAKYAT.ID, Probolinggo-Pemilik agen Brilink di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, mengonfirmasi bahwa persoalan dugaan pemotongan bantuan sosial (bansos) yang sempat mencuat ke publik telah diselesaikan. Ia menegaskan tidak mengetahui adanya praktik pemotongan bantuan tersebut.
Melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu (24/12/2025), pemilik agen Brilink mengatakan informasi terkait pemotongan bansos baru ia ketahui setelah muncul laporan dan pemberitaan di media.
“Begitu mendapat informasi itu, saya langsung mengambil sikap tegas,” ujarnya. Ia menyebut telah memecat karyawan yang terbukti bermain-main dan melakukan pemotongan bantuan sosial milik masyarakat.
Selain memecat karyawan, pemilik menyatakan pihaknya juga telah mengganti seluruh kerugian warga penerima bantuan yang dananya sempat dipotong sepihak. Penggantian dilakukan agar hak masyarakat tetap diterima secara utuh sesuai ketentuan pemerintah.
Pemilik menegaskan bahwa dalam kebijakan internal agen Brilink miliknya tidak pernah ada instruksi atau pembenaran atas pemotongan bantuan dalam bentuk apa pun. Ia menyebut tindakan tersebut murni dilakukan oleh oknum karyawan tanpa sepengetahuannya.
Sebelumnya, sejumlah warga penerima bansos di wilayah Krucil mengeluhkan dana bantuan yang diterima tidak sesuai dengan nominal seharusnya. Dugaan pemotongan tersebut memicu perhatian publik dan sorotan media.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dalam penyaluran bantuan sosial. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang dan aparat terkait memastikan bansos diterima warga tanpa potongan.




