Daerah  

Ribuan Warga Probolinggo Rencanakan Aksi Jaga Kondusivitas Daerah

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Sejumlah kelompok masyarakat di Kabupaten Probolinggo berencana menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 5 Januari 2026. Aksi tersebut diklaim sebagai bentuk kepedulian warga untuk menjaga kondusivitas daerah serta mengawal jalannya pemerintahan.

Sekitar ribuan massa yang tergabung dalam lima kelompok, yakni Aliansi Jogo Probolinggo, LSM Rakyat Peduli, LSM Macan Putih, Aliansi Gerakan Pemuda SAE, dan Koalisi Masyarakat Independen (KMI), dijadwalkan turun ke jalan. Lokasi aksi dipusatkan di depan Kantor Bupati Probolinggo atau kawasan Alun-alun Kota Kraksaan.

Koordinator aksi, Rudy, mengatakan unjuk rasa itu bertujuan mendukung pemerintah daerah sekaligus mengawal proses seleksi Calon Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Argopuro agar berjalan sesuai ketentuan.

Baca juga  Prov. Gorontalo Menyiapkan Hari Ultah Yang Ke-19

“Aksi ini dilakukan untuk menjaga dan mengawal proses seleksi serta pembangunan daerah agar tidak terganggu oleh kepentingan tertentu,” kata Rudy, Minggu, 4 Januari 2025.

Menurut Rudy, pihaknya memperoleh informasi akan adanya aksi demonstrasi lain yang diduga berkaitan dengan ketidakpuasan atas hasil seleksi calon Direktur Perumda Tirta Argopuro. Ia menyebut aksi yang akan digelar kelompoknya dimaksudkan sebagai langkah antisipasi agar situasi tetap kondusif.

“Kami menghormati hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat. Namun kami menolak jika aksi tersebut ditunggangi kepentingan pribadi atau memicu konflik sosial,” ujarnya.

Baca juga  Sibro Malisi Dorong Pemerataan Akses Pendidikan Lewat Program Indonesia Pintar

Pernyataan serupa disampaikan perwakilan LSM Rakyat Peduli, Moh. Subhan. Ia menegaskan kebebasan berpendapat harus tetap berada dalam koridor kepentingan publik dan stabilitas daerah.

“Jika penyampaian pendapat digunakan untuk kepentingan perorangan atau kelompok tertentu, itu tidak tepat. Kami turun ke jalan untuk memastikan daerah tetap kondusif dan program pemerintah daerah berjalan lancar,” kata Subhan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo maupun aparat keamanan terkait rencana pengamanan aksi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *