PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Komika Pandji Pragiwaksono menyebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai “artis YouTuber” dalam materi stand-up comedy spesialnya berjudul Mens Rea yang ditayangkan di Netflix. Pernyataan tersebut muncul saat Pandji mengulas kecenderungan publik Jawa Barat memilih figur populer sebagai pemimpin politik.
Dalam potongan materi yang kemudian viral di media sosial, Pandji menyinggung sejarah kepemimpinan Jawa Barat yang kerap diisi tokoh berlatar belakang dunia hiburan. Ia menyebut Dedi Mulyadi sebagai kelanjutan dari pola tersebut, seraya mengaitkannya dengan kuatnya personal branding melalui media digital.
Pernyataan Pandji memicu beragam respons publik. Sebagian warganet menilai kritik tersebut sebagai bentuk satire politik yang sah, sementara lainnya menganggapnya menyederhanakan kerja-kerja pemerintahan.
Dedi Mulyadi menanggapi pernyataan itu dengan nada santai. Ia mengaku tidak keberatan dengan label yang disematkan Pandji. Melalui akun media sosialnya, Dedi justru mengundang Pandji untuk berkeliling Jawa Barat guna melihat langsung program dan kebijakan yang dijalankan pemerintah provinsi.
Menurut Dedi, pemanfaatan media sosial—termasuk YouTube—merupakan sarana komunikasi publik agar kebijakan pemerintah mudah dipahami masyarakat. Ia menilai kritik yang disampaikan lewat komedi sebagai bagian dari dinamika demokrasi.
Hingga kini, Pandji belum memberikan tanggapan lanjutan atas undangan tersebut. Namun materi stand-up yang memuat pernyataan itu terus diperbincangkan dan menjadi salah satu potongan paling ramai dibagikan dari Mens Rea.




