PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Probolinggo kembali menggelar program Hari Fraksi pada Jumat pagi, 29 Mei 2026. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Jumat itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota legislatif dari Fraksi PKB.
Kegiatan berlangsung di Kantor DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Agenda tersebut dipimpin Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo Muchlis bersama sejumlah anggota fraksi, di antaranya Mochammad Alfatih, Dewi Azizah, Rendra Hadi Kusuma, Armo Eko Purwanto, Lukman Hakim, Qomariah, dan Muad.
Pada kesempatan itu, Fraksi PKB menerima audiensi dari penyandang disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Probolinggo. Mereka menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari bantuan sosial, implementasi regulasi disabilitas, hingga dukungan terhadap pembinaan atlet paralimpik.
Ketua NPCI Kabupaten Probolinggo Hasan Basri mengatakan pihaknya memanfaatkan forum Hari Fraksi untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan penyandang disabilitas kepada para wakil rakyat. “Kami datang menyampaikan beberapa keluhan dari teman-teman disabilitas, di antaranya terkait bantuan PKH, persoalan desil, serta harapan agar dana hibah untuk NPCI Kabupaten Probolinggo pada tahun 2027 dapat diperjuangkan,” kata Hasan Basri.
Selain itu, NPCI juga meminta dukungan lebih besar terhadap pembinaan atlet paralimpik. Menurut Hasan, respons Fraksi PKB cukup positif dan memberi harapan bagi komunitas disabilitas di Kabupaten Probolinggo. “Kami berterima kasih karena aspirasi yang kami sampaikan mendapat perhatian. Harapan kami, NPCI dapat terus bersinergi dengan Fraksi PKB untuk memperjuangkan kepentingan teman-teman disabilitas,” ujarnya.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo Muchlis menyatakan program Hari Fraksi merupakan bentuk komitmen partainya untuk membuka ruang dialog dengan masyarakat dari berbagai latar belakang. Menurut dia, salah satu aspirasi utama yang disampaikan dalam audiensi tersebut ialah percepatan penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan dari Peraturan Daerah tentang Disabilitas yang telah disahkan sebelumnya.
“Teman-teman disabilitas menginginkan agar Peraturan Bupati terkait Perda Disabilitas segera dibentuk dan diberlakukan. Ini penting karena menjadi dasar pelaksanaan berbagai program yang menyangkut hak-hak penyandang disabilitas di Kabupaten Probolinggo,” ujar Muchlis.
Selain mendorong percepatan Perbup Disabilitas, NPCI juga meminta perhatian terhadap keberlanjutan unit layanan disabilitas, program PKH Plus, serta beasiswa pendidikan bagi penyandang disabilitas. Menindaklanjuti hal tersebut, Fraksi PKB membagi tugas kepada anggota fraksi sesuai bidang komisi masing-masing untuk mengawal aspirasi yang disampaikan.
Muchlis menegaskan DPRD memang tidak memiliki kewenangan mengeksekusi kebijakan secara langsung. Namun, Fraksi PKB akan menggunakan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran untuk mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada penyandang disabilitas. “Aspirasi teman-teman disabilitas ini sangat penting karena menyangkut pelayanan publik yang setara dan pemenuhan hak-hak warga negara,” katanya.
Program Hari Fraksi diharapkan terus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Melalui forum tersebut, berbagai aspirasi warga dihimpun untuk diperjuangkan melalui mekanisme kelembagaan DPRD demi mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif di Kabupaten Probolinggo.




