PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Memasuki akhir pekan, cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur pada Sabtu, 18 Juli 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Kendati demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masih terdapat potensi hujan ringan yang dapat terjadi secara lokal, terutama pada siang hingga sore hari di sejumlah daerah.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah pesisir utara, kawasan Mataraman, hingga sebagian daerah pegunungan di Jawa Timur berpeluang mengalami perubahan cuaca akibat pertumbuhan awan konvektif. Fenomena tersebut masih memungkinkan terjadinya hujan dengan intensitas ringan meski sebagian besar wilayah telah memasuki musim kemarau.
Suhu udara di Jawa Timur diperkirakan berkisar antara 22 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 40 hingga 90 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 10–30 kilometer per jam. Kondisi tersebut membuat cuaca pada siang hari terasa cukup terik, terutama di kawasan perkotaan dan dataran rendah.
Untuk Kota Surabaya, BMKG memprakirakan cuaca cerah pada pagi hari, kemudian berubah menjadi cerah berawan hingga sore. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di sejumlah kota lain seperti Malang, Madiun, Kediri, dan Probolinggo, meski hujan ringan tetap berpotensi turun di beberapa titik pada sore hari.
BMKG mengimbau masyarakat yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan agar tetap memperhatikan perkembangan cuaca. Pengendara maupun wisatawan disarankan menyiapkan perlengkapan pelindung seperti payung atau jas hujan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi hujan secara tiba-tiba.
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai suhu udara yang cukup tinggi pada siang hari. Asupan cairan yang cukup, penggunaan pelindung kepala, serta mengurangi aktivitas berat di bawah paparan sinar matahari langsung menjadi langkah yang dianjurkan untuk menjaga kondisi tubuh.
BMKG menegaskan prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan dinamika atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat diimbau memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan maupun kegiatan di luar ruangan.




