Daerah  

Ning Marisa Ajak Orang Tua Pastikan Anak Ikut PAUD Sebelum Masuk SD

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Bunda PAUD Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris meminta orang tua memastikan anak mengikuti pendidikan di TK atau satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama sedikitnya satu tahun sebelum memasuki sekolah dasar (SD).

Ajakan itu disampaikan Ning Marisa saat menghadiri sosialisasi pendataan sasaran anak usia dini prasekolah dalam strategi percepatan wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah di Pantai Bohay, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurut Ning Marisa, pendidikan usia dini bukan sekadar tahap sebelum anak masuk SD. PAUD dan TK menjadi fondasi bagi pembentukan karakter, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan anak mengikuti pembelajaran di jenjang pendidikan dasar.

“Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter dan kesiapan belajar sebelum memasuki pendidikan dasar,” kata Ning Marisa.

Baca juga  Stand Produk RI Dibanjiri Pengunjung

Dia mengatakan pemerintah daerah terus mendorong agar anak-anak di Kabupaten Probolinggo mengikuti pendidikan TK selama satu tahun sebelum masuk SD. Karena itu, peran orang tua menjadi penting untuk memastikan anak memperoleh layanan pendidikan prasekolah.

Ning Marisa meminta orang tua tidak memandang PAUD atau TK sebagai beban biaya maupun sekadar formalitas. Di lingkungan pendidikan tersebut, anak mendapatkan pengalaman belajar sesuai usia sekaligus kesempatan berinteraksi dengan teman sebaya.

“Kami ingin masyarakat, khususnya para orang tua, semakin sadar akan pentingnya pendidikan anak. Jangan menganggap sekolah PAUD atau TK hanya membuang waktu dan biaya, karena justru di sanalah anak mendapatkan pelajaran dan edukasi yang sesuai dengan usianya,” ujarnya.

Selain pendidikan prasekolah, Ning Marisa menyoroti penggunaan gawai oleh anak. Dia mengingatkan orang tua agar mengawasi penggunaan telepon seluler dan tidak membiarkan anak terlalu banyak menghabiskan waktu dengan perangkat tersebut.

Baca juga  Festival Lembutan Bansari Cara Memajukan Tembakau Temanggung

Menurut dia, anak membutuhkan ruang untuk belajar, bermain, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Aktivitas tersebut dinilai penting untuk mendukung proses tumbuh kembang anak.

“Anak-anak membutuhkan pendidikan dan tempat bermain bersama teman-teman seusianya agar tidak selalu bermain handphone. Penggunaan handphone yang berlebihan bisa menjadi racun bagi perkembangan anak jika tidak diawasi dengan baik,” katanya.

Sosialisasi tersebut juga diikuti Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Dalam kegiatan itu dilakukan penandatanganan komitmen bersama Bunda PAUD Kabupaten Probolinggo dan Bunda PAUD kecamatan untuk mendukung implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah di Kabupaten Probolinggo.

Ning Marisa berharap komitmen tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Dia ingin kolaborasi antara pemerintah, satuan PAUD, Bunda PAUD, orang tua, dan masyarakat dapat memperluas akses pendidikan prasekolah bagi anak-anak di Kabupaten Probolinggo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *