PILIHANRAKYAT.ID, Gresik-Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, masih memiliki peluang untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi. Selain mengejar cadangan baru, perusahaan juga akan mengoptimalkan infrastruktur yang telah tersedia di wilayah kerja tersebut.
Wilayah Kerja Pangkah dikelola Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL), anak usaha PT Saka Energi Indonesia atau PGN Saka. Perusahaan ini merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina melalui PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengatakan kedekatan sumber gas dengan kawasan industri menjadi salah satu keunggulan Pangkah. Menurut dia, posisi tersebut dapat membantu menjaga kontinuitas pasokan energi sekaligus membuat rantai pasok lebih efisien.
“Kami berharap, PGN Saka terus memperkuat kajian eksplorasi untuk menemukan cadangan gas baru,” kata Oki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin, 10 Agustus 2026.
Oki menyampaikan hal tersebut saat melakukan Management Walkthrough (MWT) ke Onshore Processing Facility (OPF) SIPL di Gresik pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurut Oki, pengembangan Pangkah tidak cukup hanya mengandalkan produksi yang telah berjalan. Infrastruktur yang sudah tersedia perlu dimanfaatkan secara maksimal agar memberikan nilai tambah bagi ketahanan energi nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Oki bersama jajaran manajemen PGN Saka meninjau sejumlah fasilitas di kawasan Pangkah, termasuk OPF dan fasilitas pengolahan LPG atau LPG Plant.
“Kami mendiskusikan bagaimana infrastruktur yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan semakin optimal. Ada berbagai fasilitas yang sangat baik, termasuk LPG Plant, yang kami harapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi ketahanan energi Indonesia,” ujarnya.
Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang dinilai strategis karena memiliki basis industri yang besar. Karena itu, keberadaan sumber energi yang relatif dekat dengan konsumen industri dinilai dapat menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan pasokan.
PGN Saka pun menjalankan dua pendekatan dalam mengembangkan Wilayah Kerja Pangkah. Pertama, meningkatkan pemanfaatan produksi dan fasilitas yang sudah ada. Kedua, memperkuat kegiatan eksplorasi untuk mencari potensi cadangan minyak dan gas baru.
Strategi tersebut diharapkan dapat memperpanjang kontribusi aset Pangkah sekaligus mendukung kebutuhan energi industri di Jawa Timur dan ketahanan energi nasional.




