PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Panitia Khusus (Pansus) Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) DPRD Kabupaten Probolinggo tengah membahas rencana pembentukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Pembahasan itu diarahkan pada upaya optimalisasi sumber daya manusia serta efisiensi belanja pegawai di lingkungan pemerintah daerah.
Ketua Pansus SOTK DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis menyatakan, pembentukan Bapenda bukan sekadar pemisahan nomenklatur organisasi, melainkan bagian dari penataan kelembagaan agar pengelolaan pendapatan daerah lebih fokus dan terukur. “Tujuannya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan, sekaligus memastikan struktur organisasi lebih efektif,” kata Muchlis, Rabu (11/02/2026)
Menurut dia, selama ini fungsi pengelolaan pendapatan masih melekat dalam struktur organisasi yang dinilai belum sepenuhnya optimal. Dengan pembentukan Bapenda sebagai perangkat daerah tersendiri, pemerintah diharapkan dapat memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).
Pansus juga menyoroti pentingnya penataan SDM agar tidak menimbulkan pembengkakan belanja pegawai. Legislator menegaskan, efisiensi tetap menjadi prinsip utama dalam pembahasan SOTK. “Jangan sampai pembentukan lembaga baru justru menambah beban anggaran,” tegas Muchlis
Selain aspek efisiensi, DPRD mendorong agar pelayanan publik di sektor pajak dan retribusi daerah semakin cepat dan transparan. Digitalisasi sistem serta peningkatan kapasitas aparatur menjadi bagian dari rekomendasi yang mengemuka dalam rapat pansus.
Pembahasan SOTK tersebut masih berlangsung dan akan menjadi dasar rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah. Jika disepakati, pembentukan Bapenda diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Probolinggo.




