Daerah  

YTI Walisongo Buka Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun di Probolinggo

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Yayasan Tarbiyatul Islam (YTI) Walisongo membuka lembaga pendidikan baru, Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun. Lembaga ini disiapkan sebagai wadah pembinaan keagamaan sekaligus mencetak generasi penghafal Al-Qur’an di Jawa Timur.

Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun didirikan melalui kolaborasi dengan Rumah Tahfidz Center Koordinator Daerah (Korda) Jatim 2. Lembaga tersebut telah mengantongi legalitas dengan Nomor Induk Pendirian PL/MA/0364/26.

Kepala Sekolah Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun, Imron Rosidi, mengatakan lembaga itu menerapkan pola pembelajaran hafalan Al-Qur’an secara terstruktur dan berkelanjutan. Menurut dia, pembinaan tidak berhenti pada kemampuan menghafal, tetapi juga diarahkan pada pembentukan karakter santri.

Baca juga  Ribuan Santri Kepung Polda DIY, Tuntut Penegakan Hukum Adil atas Kasus Penusukan dan Mengecam Peredaran Miras

“Melalui sinergi bersama Rumah Tahfidz Center Korda Jatim 2, kami menerapkan standar kurikulum yang sistematis agar para santri mampu menjaga kelancaran hafalan (mutqin) sekaligus meneladani nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” kata Imron.

Ketua YTI Walisongo, KH Ahmad Ubaidillah, menyambut pembukaan unit pendidikan tersebut. Dia mengatakan penambahan Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun merupakan bagian dari upaya yayasan memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan berbasis keislaman.

“Penambahan Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun ke dalam keluarga besar YTI Walisongo adalah wujud komitmen kami untuk terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas,” ujar Ahmad.

Baca juga  Bursa Ketua DPC PDIP Probolinggo: Arief Hidayat Mengaku Kaget Namanya Diusulkan

Dia berharap keberadaan rumah tahfidz itu dapat memperkuat pembinaan moral generasi muda sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dengan legalitas operasional yang telah terpenuhi, YTI Walisongo optimistis Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun dapat melahirkan hafiz dan hafizah yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an sekaligus berakhlak baik.

Pendirian lembaga tersebut juga menjadi bagian dari upaya YTI Walisongo memperluas layanan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda di Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *