PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Founder Jenggala, Ning Umi Haniah, mengajak generasi muda menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Pesan itu disampaikan saat ia hadir dalam Gending Scout Camp yang digelar Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Sebanyak 700 peserta dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) mengikuti kegiatan perkemahan tersebut. Selain membangun kebersamaan, kegiatan diisi dengan sejumlah agenda yang berkaitan dengan pendidikan lingkungan, termasuk nonton bareng film Menolak Punah dan api unggun.
Ning Hani mengatakan kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Salah satunya dengan membiasakan diri tidak membuang sampah sembarangan.
“Menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari hal-hal besar. Kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan adalah bagian dari upaya menjaga bumi tetap lestari,” ujar Ning Hani.
Menurut dia, persoalan sampah tidak dapat dipandang sebagai masalah sepele. Sejumlah jenis sampah membutuhkan waktu yang panjang untuk terurai sehingga dapat menimbulkan persoalan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.
Ning Hani menilai penanaman kesadaran lingkungan kepada anak-anak perlu dilakukan melalui pengalaman langsung. Kegiatan perkemahan, kata dia, menjadi salah satu ruang yang tepat untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap alam.
Ia juga mengajak peserta mengikuti seluruh rangkaian Gending Scout Camp dengan penuh semangat. Bagi Ning Hani, kegiatan kepramukaan bukan sekadar aktivitas di luar ruang, tetapi juga sarana belajar bekerja sama, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mengikuti doa bersama. Mereka diajak mendoakan masyarakat yang tengah menghadapi bencana, termasuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur serta kebakaran hutan di Kalimantan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan nonton bareng film Menolak Punah dan api unggun. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman edukatif kepada peserta mengenai persoalan lingkungan sekaligus pentingnya menjaga keberlanjutan alam.
Ning Hani mengatakan kepedulian terhadap bumi harus dibangun melalui kebiasaan sejak usia dini. Dengan begitu, kesadaran lingkungan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi dapat tumbuh menjadi perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau sejak kecil sudah dibiasakan peduli terhadap lingkungan, harapannya ketika mereka tumbuh dewasa, kepedulian itu menjadi bagian dari karakter,” kata Ning Hani.
Melalui Gending Scout Camp, Ning Hani berharap semangat kepramukaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Menurut dia, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan untuk masa depan.




