Gandeng Akademisi UIN KHAS Jember, Dini Rahmania Bahas Masa Depan Guru Madrasah

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi NasDem, Dini Rahmania, mendorong guru madrasah terus meningkatkan kompetensi untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan. Pesan itu disampaikan dalam agenda Ngobrol Pendidikan Agama Islam (NGOPI) Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah (GTK) bertema “Guru Madrasah Harus Terus Upgrade” di Gedung Workshop Keterampilan MAN 2 Probolinggo, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Dini Rahmania tersebut menghadirkan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember dan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember sebagai pemateri.

Sejumlah peserta dari Persatuan Pensiunan Pegawai Kementerian Agama (P3KA) serta berbagai tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca juga  Ini Dia Alasan Mobil Lamborgini Aventador Raffi Ahmad Terbakar

Dini menilai guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pendidikan. Karena itu, peningkatan kapasitas tenaga pendidik perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Peserta Diskusi Pendidikan bersama Dini Rahmania

“Guru madrasah harus terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Tantangan pendidikan terus berkembang, sehingga guru harus mampu memperbarui pengetahuan dan metode pembelajaran agar kualitas pendidikan semakin baik,” ujar Dini.

Menurut dia, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada kemampuan tenaga pendidik, tetapi juga perlu didukung akses pendidikan yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dini mengatakan, anak-anak dari keluarga kurang mampu harus tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak. Karena itu, ia menyatakan kesiapan membantu masyarakat dalam mengakses program bantuan pendidikan, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga  Belanja Nasional Lampaui Target, Mendag Sebut Konsumsi Domestik Menguat

“Kami ingin anak-anak yang memiliki semangat belajar tetap bisa melanjutkan pendidikan. Kami siap membantu masyarakat mengakses program bantuan pendidikan seperti PIP dan KIP bagi siswa yang memenuhi persyaratan,” katanya.

Kehadiran pimpinan akademik UIN KHAS Jember sebagai pemateri diharapkan memperkaya diskusi mengenai pengembangan kompetensi guru dan peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.

Melalui forum tersebut, Dini berharap terbangun sinergi antara pemangku kebijakan, akademisi, dan tenaga pendidik untuk memperkuat pendidikan Islam serta menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *