Daerah  

Kemarau Berkepanjangan, Peternak Sapi Perah di Krucil Probolinggo Terpaksa Beri Pakan Pohon Pisang

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Musim kemarau berkepanjangan mulai menyulitkan peternak sapi perah di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Mereka kesulitan mencari rumput yang selama ini menjadi pakan utama ternak. Kondisi tersebut membuat peternak harus mencari alternatif pakan agar kebutuhan sapi tetap terpenuhi.

Kesulitan itu dirasakan para peternak di Desa Watupanjang, Kecamatan Krucil. Desa tersebut dikenal memiliki banyak peternak sapi perah yang membutuhkan pasokan rumput dalam jumlah besar setiap hari.

Sholihin, salah seorang peternak muda sapi perah di Desa Watupanjang, mengatakan ketersediaan rumput semakin sulit diperoleh akibat kondisi kemarau. Peternak pun harus mencari bahan pakan lain untuk menggantikan rumput yang mulai terbatas.

“Sekarang masyarakat di sini sudah kesulitan mencari rumput. Akhirnya, pohon pisang menjadi salah satu alternatif untuk pakan sapi,” kata Sholihin saat ditemui pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Baca juga  Wabup Jaro Ade Ajak 416 Kades di Bogor Galang Donasi untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

Menurut dia, penggunaan pohon pisang sebagai pakan alternatif kini menjadi bagian dari upaya peternak memenuhi kebutuhan pakan ternak. Dalam sehari, ia bahkan bisa membawa hingga lima pohon pisang ke kandang untuk diberikan kepada sapi peliharaannya.

“Sekarang pohon pisang menjadi alternatif. Bahkan, setiap hari bisa sampai lima pohon pisang yang kami bawa ke kandang,” ujar Sholihin.

Kondisi serupa dialami Ali, peternak sapi perah lainnya di Desa Watupanjang. Ia juga merasakan dampak kemarau berkepanjangan yang membuat pencarian rumput semakin sulit. Para peternak harus berupaya mencari bahan pakan yang masih tersedia di sekitar lingkungan mereka.

Ali mengatakan, terbatasnya rumput menjadi tantangan tersendiri bagi peternak sapi perah. Sebab, kebutuhan pakan harus tetap dipenuhi setiap hari agar pemeliharaan ternak dapat berjalan.

Baca juga  Kementerian HAM Rekomendasikan BGN Bentuk Unit Pemulihan Korban MBG

“Kalau kondisi seperti sekarang, mencari rumput memang semakin sulit. Kami harus mencari alternatif pakan yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sapi,” kata Ali.

Bagi peternak sapi perah, ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Ketika rumput sulit ditemukan, mereka perlu mengeluarkan tenaga dan waktu lebih untuk mencari bahan pakan pengganti.

Kemarau berkepanjangan di wilayah Krucil pun menjadi tantangan bagi peternak, terutama mereka yang menggantungkan kebutuhan pakan ternak pada rumput yang tumbuh di sekitar desa. Pemanfaatan pohon pisang menjadi salah satu cara yang dilakukan peternak Desa Watupanjang untuk menyiasati keterbatasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *