Oleh: Tanhamzah
Matamu jauh lebih memabukkan daripada sebotol anggur
Senyummu lebih membuat halu daripada setetes bir
Dirimu ialah penyakit dan obat yang sembunyi dari diriku
Aku tidak tahu mana yang lebih nyata
Bayangmu di mataku atau bayangmu di anganku
Ketika ku pergi, kau membuntuti
Ketika ku dekap, kau tiada
Dalam sloki yang hangat, kau menyiksa aku




