Kapal Laut

kapal Laut, (Foto: Istimewa)
kapal Laut, (Foto: Istimewa)

Oleh: Tan Hamzah

Pesan itu telah melebur, terbawa ombak igau

Berlayar di laut desember

Air keruh hitam tinta

Gerimis mengundang badai

Kau hendak menawarkan rasa samudera

Tiada asin tiada getir

Tak kusangka itu terjadi

Pelabuhan ialah pelabuhan

Hanya sementara

Pantai ialah pantai

Hanya mengadu

Tetapi aku gelombang, kau arus yang ragu

Baca juga  Spirit Yayasan Hari Puisi: Mengembalikan Tabiat Bangsa Indonesia yang Santun

Memeluk aku

Ada karang tumbuh di dadamu

Jadi batu, jadi pilu, jadi palung

Celah cintamu

Kau mencari pulau baru

Yang tropis dan sejuk

Kau kini kapal laut

Aku laut dangkal dan nakal

Kau ingin tenang

Aku menggenggam badai

Berlabuhlah, sekali lagi, Atau karam dalam palungmu sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *