PILIHANRAKYAT.ID, Maron-Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Probolinggo, mengangkat Grand Thema “Optimalisasi Gerakan PMII Probolinggo Menghadapi Problematika Lingkungan Sosial”.
Acara tersebut tanpa dihadiri Oleh PB PMII yang dinahkodai oleh Agus Mulyono Herlambang, tidak ada konfirmasi ketidakhadirannya.
Dalam orasinya ketua umum PC PMII Probolinggo Sahabat Sholehuddin, menyampaikan kekecewaanya terhadap PB PMII di forum yang penuh sejarah dan sakral ini.
“Kami sudah membagun komunikasi dengan se-Arif mungkin, selalu berkoordinasi prihal pelantikan, bahkan dengan niat hati yang tulus serta suci, jauh-jauh dari daerah ke ibukota hanya untuk mengajukan Surat Keputusan (SK) tidak lain hanya untuk menyambung tali silaturahmi agar mempererat tali persaudaraan” ungkap Sholehuddin
“Namun sampai berlangsungnya acara ini, Pengurus Besar tidak menampakkan batang hidungnya. Maka di forum terbuka ini saya menyatakan sikap atas nama lembaga organisasi PC PMII Probolinggo Menolak Laporan Pertanggung Jawaban PB PMII masa khidmad 2017-2019 dan saya akan mengorganisir Cabang-cabang Se-jatim untuk menindaklanjuti perlakuan tidak tanggapnya tersebut” tegasnya
Turut berkomentar ketua cabang PMII Bondowoso sahabat Fahrur Rozi, sangat menyayangkan tidak menghormati serta tidak mengindahkan acara tersebut, padahal sangat banyak pengurus yang lain untuk di rekomendasikan, sungguh sangat ironis pertanggung jawaban terahadap kepatuahan nilai-nilani, norma-norma serta produk hukum PMII lainnya.
Mandataris Ketua Cabang PMII Jember sahabat Baijuri, saya berharap ini hanya terjadi di PC PMII probolinggo, karena mengingat di tubuh PB PMII akan ada agenda besar “Kongres” yang sudah kita ketahui bersama. Agar tidak memancing kegaduhan dan terbelengkalainya acara tersebut. Karena mengingat masih banyak cabang-cabang yang lain masih belum di lantik, termasuk PC PMII Situbondo. (AF/PR.ID)




