Dua Warganya Terserang BDB, Perumnas Penambongan Waspada

PILIHANRAKYAT.ID, Purbalingga- Kader Kesehatan Perumnas Penambongan RT 5 RW 6 Kelurahan Purbalingga Kidul, Kabupaten Purbalingga berinisiatif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri untuk menekan pengembangbiakan jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti yang dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ketua Kader Kesehatan Perumnas Penambongan RT 5 RW 6 Kelurahan Purbalingga Kidul, Wahyati mengatatakan kegiatan PSN dilakukan dengan memeriksa bak penampungan air di kamar mandi, serta tempat – tempat yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.

“Setiap rumah warga kami cek tempat penampungan airnya. Disini ada 55 lima rumah, kemudian pemeriksaan jentik nyamuk kita lakukan di lingkungan sekitar rumah juga, seperti di kolam ikan, terus di pot-pot bunga juga dicek,” kata Wahyati di sela-sela kegiatan PSN, Senin, 6 Juni 2021.

Baca juga  Warga Opo-opo Sampaikan Keluhan Banjir ke Komisi III DPRD Probolinggo, Lukman Hakim Kucurkan Pokir Jembatan

Ia melanjutkan, kegiatan PSN ini dilakukan lantaran ada dua warga di RT setempat yang terserang penyakit DBD.

“Iya sekarang lagi dirawat di RSUD Goeteng Tarunadibrata. Memang si kemungkinannya bukan gigitan disini ya tapi dari luar kota. Setelah kita laporan ke kelurahan, dianjurkan untuk melakukan antisipasi ya, bukan fogging tapi supaya melakukan PSN mandiri,” terangnya.

Hasil pemantauan jentik nyamuk, dikatakan Wahyati, masih ada beberapa bak penampungan air milik warga terdapat banyak jentik nyamuk.

“Dari kunjungan ke setiap rumah warga kita masih menemukan banyak jentik nyamuk, ada tujuh rumah. Setidaknya dua hari sekali penampungan air itu harus dikuras. Kebanyakan itu pada lupa nggak menguras bak penampungan air. Kalo di lingkungan sekitar rumah si nggak ditemukan, soalnya nggak ada barang bekas,” jelas Wahyati.

Baca juga  Raih Penghargaan KLA, Bupati Purbalingga; Ini Bentuk Kepercayaan Pusat Atas Kesejahteraan Anak di Purbalingga

Terpisah, Bidan Kelurahan Purbalingga Kidul, Wahyuningsih mengapresiasi kader kesehatan di wilayah RT 5 RW 6 Purbalingga Kidul untuk mengantisipasi bertambahnya kasus DBD.

“Kalo warga si sebenernya untuk rumah masing-masing udah peduli ya sama kebersihan bak penampungan air. Tapi perlu ditingkatkan lagi memastikan ada apa engga disitu jentik nyamuk. Kemudian lingkungan sekitar juga harus diperhatikan jangan sampai ada genangan air tempat sarang jentik nyamuk,” katanya.

Pihaknya berharap jika warga menggalakan kegiatan PSN tidak ada lagi kasus DBD.

“Dari bulan Januari hingga bulan Juni ini, kasus DBD di Kelurahan Purbalingga Kidul tercatat 3 kasus. Tahun 2020 lalu, terdapat 6 kasus demam berdarah, dari Januari sampai Desember,” pungkas Wahyuningsih.

(RED/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *