Daerah  

TOT Kader KISAH, Pemkab Probolinggo Perkuat Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Sebanyak 60 kader Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis (KISAH) mengikuti Training of Trainer (TOT) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, Selasa, 9 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan PKK Kabupaten Probolinggo itu dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris. Peserta terdiri atas kader KISAH tingkat kecamatan dan desa serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari praktisi dan psikolog Siti Munawaroh mengenai penguatan peran keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Materi itu diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader sebagai pendamping keluarga di lingkungan masing-masing.

Baca juga  Pemkab Probolinggo Evaluasi Dapur Makan Bergizi Gratis, Soroti Pengelolaan Limbah dan Sanitasi

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Rigustina mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja DP3AP2KB Tahun Anggaran 2026. Menurut dia, pelatihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan kader KISAH dalam mendukung program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan penguatan ketahanan keluarga.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas kader KISAH agar mampu memahami isu perempuan, anak, dan keluarga. Selain itu juga membekali kader dengan teknik fasilitasi, komunikasi, dan pendampingan masyarakat serta memperkuat jejaring kader di tingkat desa dan kecamatan,” kata Rigustina.

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris menegaskan keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Menurut dia, keluarga menjadi tempat pertama pembentukan karakter anak, penjagaan kesehatan, serta tumbuhnya nilai-nilai kebahagiaan dan kasih sayang.

Baca juga  Produksi Garam Tercekik Cuaca

Ia menilai penguatan ketahanan keluarga menjadi langkah penting untuk menghadapi berbagai persoalan sosial, mulai dari stunting, pernikahan usia anak, penyalahgunaan narkoba hingga perundungan. Karena itu, Program KISAH dipandang sebagai salah satu bentuk komitmen dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, sehat, dan harmonis.

Ning Marisa juga meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di lapangan. Melalui pelatihan ini, para kader KISAH diharapkan semakin siap menjadi penggerak utama dalam memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *