PILIHANRAKYAT.ID, Kraksaan-Nama KH. Badri Mashduqi sudah tidak asing lagi di masyarakat khususnya masyarakat di kawasan Tapal Kuda. Perjuangan kiai Badri tidak bisa dilihat sebelah mata, sebab beliau ada dibarisan depan dalam memperjuangkan masyarakat beserta para kiai yang lainnya.
Perjuangan beliau tidak hanya dalam hal mendidik para santri saja, tapi juga terlibat lansung dalam perjuangan melawan para PKI, bahkan nama beliau harum dalam memperjuangkan nama besar NU khususnya dikawasan Kraksaaan.
Perjuangan kiai Badri masih terasa sampai saat ini, apalagi perjuangan beliau diteruskan oleh para putra/putri dan para cucunya.
Pada hari Rabu, (5 Januari 2022), kelaurga besar Pondok Pesantren Badridduja mengadakan pertemuan atau sosialisasi terkait Majlis Ri’asah yang digantikan dengan Majlis Keluarga. Pertemuan ini tidak hanya melibatkat para keturunan KH. Badri Mashduqi saja tapi juga melibatkan semua alumni, baik dari pesantren Badridduja maupun dari pesantren Al-Mabrur, Mashduqiyah, dan Ulil Albab dan juga melibatkan para dewan guru.
KH. Tauhidullah Badri selaku Pengasuh PonPes Badridduja mengungkapkan bahwa pertemuan yang diadakan di Mashduqiyah merupakan pertemuan yang membahas tentang warisan kiai Badri agar senantiasa berkembang dan dapat bermanfaat untuk umat, agama dan bangsa
“Kita berharap semoga apa yang menjadi “nan dinan” (warisan; Red) dari almarhum, KH. Badri Mashduqi, inilah yang paling pokoh dan inti, senantia bisa tetap berkembang dan tentunya bermanfaat bagi umat, agama dan bangsa sampai ilahi waumil kiamah” kata Kiai Tauhid saat memberikan sambutan diacara pertemuan keluaga, (5/1).
Kiai Tauhid juga memberi pesan bahwa hidup ini adalah sebuah cerita yang harus kita rancang agar menjadi cerita yang indah.
“bahwa hidup sebenarnya adalah cerita, tinggal bagaimana kita membuat cerita yang indah” tambhanya
Tidak hanya berpesan, kiai Tauhid juga memberikan kata bijak agar kita sebagai manusia tidak meninggal dunia tanpa hal yang mampu memberikan manfaat pada orang lain
“kalau gajah meninggalkan gading, tapi kita selaku manusia meninggalkan jejak langkah” ungkapnya
Setelah Pertemuan Keluarga dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung SMA Unggulan Badridduja yang dilakukan oleh Pengasuh Pondok Pesntrean Badridduja sendiri.
“Semoga dengan pertemuan tadi bisa semakin jaya Badridduja dan semakin memberi manfaat pada masyarakat agama khususnya dan semoga lancar pembangunan Gedung SMA unggulan ini” jelas ketua Yayasan PonPes Badridduja, Gus Fatih/ Mas Fatih (MF)
(Cipto/PR.ID)




