PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo buka suara mengenai sorotan anggaran perjalanan dinas. Instansi tersebut berdalih tingginya mobilitas kedinasan menjadi salah satu alasan kebutuhan anggaran perjalanan dinas.
Sekretaris Badan (Sekban) BPPKAD Kabupaten Probolinggo, Aris Purwanto, menjelaskan anggaran perjalanan dinas tersebut mencakup kebutuhan lima bidang dan sekretariat. Menurut dia, nominalnya masih relatif kecil jika dibandingkan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
“Kalau dibandingkan dengan dinas lain, BPPKAD masih tergolong kecil karena mobilitas yang tinggi. Untuk efisiensi, kami juga sudah mengurangi kegiatan ke luar kota,” kata Aris.
Ia mengatakan perjalanan dinas tidak hanya digunakan untuk kepentingan internal BPPKAD. Anggaran tersebut juga menopang kehadiran dalam berbagai undangan kegiatan dari instansi lain, termasuk agenda di lingkungan DPRD Kabupaten Probolinggo hingga Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Aris menyebut BPPKAD juga cukup sering melakukan perjalanan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Selain itu, sejumlah agenda kedinasan di tingkat provinsi mengharuskan perwakilan BPPKAD hadir.
“Kami juga sering bolak-balik ke BPK Provinsi serta menghadiri undangan-undangan kegiatan provinsi yang memang wajib kami hadiri,” ujarnya.
Sementara itu, terkait pelaksanaan kegiatan melalui mekanisme swakelola, Aris menegaskan seluruh proses telah mengikuti mekanisme dan prosedur yang berlaku. Ia mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dan urgensi masing-masing program.
Ia memastikan anggaran perjalanan dinas BPPKAD Kabupaten Probolinggo disusun berdasarkan perencanaan serta kebutuhan kegiatan organisasi.
“Semua perjalanan dinas tersebut sudah sesuai perencanaan dan kegiatan BPPKAD,” tutur Aris.




