Daerah  

Bupati Haris Lepas Kontingen PORSADIN VII Probolinggo, Dorong Madrasah Diniyah Jadi Pilar Pembentukan Karakter

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris melepas ratusan peserta Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII Kabupaten Probolinggo yang akan berlaga di Kabupaten Lumajang. Pelepasan berlangsung di Ruang Pertemuan Tengger, Kantor Bupati Probolinggo, Jumat, 25 September 2026.

Kegiatan diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Ustaz Abdul Aziz. Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo H. Samsur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hary Tjahjono, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Probolinggo Gus Ahmad Ubaidillah serta ratusan peserta yang akan mengikuti PORSADIN VII.

Dalam sambutannya, Bupati Haris meminta para peserta menjaga kesehatan dan kekuatan selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Ia berharap kontingen Kabupaten Probolinggo mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus membawa nama daerah.

“Semoga kalian diberikan kesehatan dan kekuatan, sehingga nanti pulang membawa prestasi untuk Kabupaten Probolinggo,” kata Haris.

Haris juga berharap FKDT dapat menjadi rumah yang baik bagi madrasah diniyah, termasuk dalam memperjuangkan hak guru dan memenuhi berbagai kebutuhan lembaga pendidikan diniyah. Menurut dia, madrasah diniyah memiliki posisi penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Madrasah diniyah adalah salah satu pilar untuk membentuk anak-anak kita, khususnya di Kabupaten Probolinggo menjadi pribadi yang bukan hanya pintar dalam ilmu, tetapi juga mampu menjaga akhlak yang baik,” ujarnya.

Baca juga  Ratusan Warga Prasejahtera di Probolinggo Terima Paket Daging Kurban dari PDI Perjuangan

Karena itu, Haris mendorong FKDT, madrasah diniyah dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi serta kolaborasi. Ia juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ikut memberikan perhatian terhadap keberadaan madrasah diniyah meski secara kelembagaan berada di bawah Kementerian Agama.

“Meskipun ini di bawah Kementerian Agama, Kabupaten Probolinggo juga harus berkolaborasi. Karena mereka adalah anak-anak Kabupaten Probolinggo yang harus kita perhatikan bersama,” tegasnya.

Kepada para peserta, Haris berpesan agar ilmu yang diperoleh dari madrasah diniyah tidak berhenti menjadi pengetahuan pribadi. Ilmu, kata dia, harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. “Ketika ilmu itu bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan, itu adalah hikmah besar dari ilmu pesantren yang kalian dalami,” tuturnya.

Haris berharap prestasi dan pengalaman dari PORSADIN VII dapat menjadi bagian dari penguatan madrasah diniyah di Kabupaten Probolinggo. Ia juga berharap daerah tersebut dapat menjadi tuan rumah PORSADIN pada masa mendatang. “Semoga satu atau dua tahun ke depan Kabupaten Probolinggo bisa menjadi tuan rumah PORSADIN,” katanya.

Ketua DPC FKDT Kabupaten Probolinggo Gus Ahmad Ubaidillah menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bupati Haris kepada para peserta. Menurut dia, motivasi tersebut menjadi tambahan semangat bagi kontingen untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Probolinggo.

Baca juga  Cuaca Jatim Sabtu 12 September 2026, BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang dan Gelombang 4 Meter

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati yang telah memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Probolinggo,” ujar Ubaidillah.

Ubaidillah mengatakan keikutsertaan dalam PORSADIN tidak semata-mata mengejar prestasi. Ajang tersebut juga menjadi ruang bagi para peserta dan insan madrasah diniyah untuk mempererat silaturahmi, menambah pengalaman serta belajar menjunjung sportivitas.

“Yang terpenting adalah anak-anak bisa mendapatkan pengalaman, menjunjung sportivitas, memperluas silaturahmi dan membawa nama baik Kabupaten Probolinggo. Mudah-mudahan ikhtiar ini mendapatkan hasil terbaik,” katanya.

Ratusan peserta PORSADIN VII Kabupaten Probolinggo kemudian diberangkatkan menuju Kabupaten Lumajang. Mereka akan mengikuti berbagai cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan dalam ajang tersebut.

Keikutsertaan kontingen Kabupaten Probolinggo menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi dan prestasi santri madrasah diniyah. Di saat yang sama, PORSADIN diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter, sportivitas dan silaturahmi antarpeserta serta insan pendidikan diniyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *