Fourtina (Sajak-Sajak Tan Hamzah)

Fourtina (foto: ist)
Fourtina (foto: ist)

Fourtina II

Ada yang merayap di bawah langkahmu
Takdir-takdir kecil

Seumpama tahun yang ganjil, tergenapi
Ranum umurmu
Di dunia pasti, hanya satu yang patut abadi
Bekas senyummu itu
Padaku

Kemana kau ingin rampungkan pergi
Kemana kau hendak pulang
Selain pada tubuhmu
Sendiri

Saat kau melangkah
Takdir nakal
Mencubit kakimu

Menjelma tapak kursi
Surakarta
Dan tiada

Baca juga  Ojol Pasuruan Tuntut Parkir Gratis, Pemkot Siapkan Aturan Baru

September 30

Aku menemukanmu
Di memori ponsel yang hampir utuh
Photo buram, mengabadikan sejenak tatapan sekilas
Dirimu yang terpenjara lensa kamera
Diam, dan meredam segala suara
Mengusir bayang lain
Yang menempel di dinding kepala
Sebuah photo buram
Yang aku potong
Dari tangkai malam
Saat itu
Menandakan
Aku ingin hidup
Sekali
Di pelukmu

Baca juga  Sepatu Cokelat

Benevingut

Selamat datang
Selamat berbelanja

“Ia mengambil selai coklat, sepotong roti dan pisau”

Selamat datang
Selamat makan

“Ia lapar”

Selamat datang
Oh bulan akan mati
Ia mulai tua
Sinarnya tinggal semeja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *