PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Probolinggo, Sibro Malisi, memanfaatkan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025 tak hanya untuk menyerap aspirasi warga. Di sela kegiatan yang berlangsung di Fasum Perum D-Sultan Regency, Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, ia juga menginisiasi penandatanganan pakta integritas bagi calon penerima bantuan peralatan usaha.
Menurut Sibro, momen reses kali ini bertepatan dengan persiapan pembahasan KUA-PPAS Tahun 2025. Karena itu, usulan warga yang masuk akan langsung diperjuangkan agar terakomodasi dalam anggaran tahun depan.
Salah satu aspirasi yang sudah membuahkan hasil adalah permohonan bantuan peralatan usaha dari 85 pelaku usaha lokal. “Alhamdulillah, usulan itu masuk dalam rencana realisasi tahun 2025, dengan nilai total lebih dari Rp200 juta melalui pokok pikiran dewan saya,” ujar Sibro.
Para penerima bantuan diundang hadir dalam reses untuk menandatangani pakta integritas. Isinya, bantuan peralatan tidak boleh dijual atau disalahgunakan, dan usaha penerima harus tetap aktif. Pelanggaran akan berakibat blacklist dari daftar penerima bantuan pemerintah.
Selain membahas bantuan usaha, warga juga mengusulkan kenaikan honorarium kader PKK dan posyandu yang saat ini hanya Rp195 ribu, agar setara dengan kader LKK. Isu lain yang mencuat adalah ketidaksinkronan infrastruktur, seperti jalan yang telah lama menjadi fasilitas umum namun masih berstatus lahan pribadi.
Sibro menegaskan akan mendorong revitalisasi pemetaan lahan fasilitas publik. “Lahan-lahan yang selama ini milik pribadi harus beralih status menjadi milik pemerintah,” tegasnya.




