News  

Banjir Bantuan! Pemprov Jatim Kucurkan Rp2,2 Miliar Lebih untuk Warga Probolinggo

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Kabar bahagia datang untuk warga Kota Probolinggo! Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat. Lewat program Roadshow Sapa Bansos, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial senilai lebih dari Rp2,232 miliar khusus untuk masyarakat rentan dan kurang mampu.

Tak sekadar seremoni, bantuan ini langsung diserahkan dalam acara di Halaman Asrama Sekolah Rakyat Terintegrasi 7, yang dihadiri oleh Wali Kota Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, dan Kadinsos Jatim Restu Novi Widiyani.

“Kami ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan. Ini bukan hanya bantuan tunai, tetapi bentuk kasih sayang negara kepada rakyatnya,” ujar Khofifah dengan penuh semangat.

Baca juga  Penguatan Sektor Perekonomian Indonesia, Wamenkeu; 4 Tahap Menuju Ekonomi Internasional

Rincian Bantuan yang Mengalir ke Probolinggo:

Rp1,15 Miliar untuk 579 keluarga penerima PKH (Program Keluarga Harapan)

Rp165,6 Juta bagi penyandang disabilitas

Rp15,9 Juta untuk BLT buruh rokok

Rp570 Juta dalam bentuk KIP Putri Jawara dan KIP KPM Jawara

Rp57,9 Juta untuk alat bantu lansia dan disabilitas

Rp265,2 Juta bagi pilar sosial (karang taruna, pendamping disabilitas, dsb)

Yang menyentuh, Gubernur Khofifah juga secara langsung menyerahkan santunan Rp10 juta kepada keluarga Anang Suryono, warga Probolinggo yang menjadi korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Baca juga  Awal November Cuaca Ekstrim di Jateng

Wali Kota Apresiasi, Warga Antusias

Wali Kota Aminuddin menyambut hangat kedatangan dan bantuan dari Pemprov Jatim. “Kami merasa sangat diperhatikan. Ini jadi semangat baru dalam menurunkan angka kemiskinan di Kota Probolinggo,” katanya.

Sementara itu, warga yang hadir tampak antusias. Banyak dari mereka yang menyebut bantuan ini sangat membantu di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi dan berbagai bencana.

Kadinsos Jatim, Restu Novi, menambahkan bahwa Probolinggo menjadi titik ke-18 dalam program roadshow ini. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal. Semua merasakan manfaat kehadiran negara,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *