Klarifikasi Ridwan Darmawan Terkait Berita Miring Kabinet Jokowi-Amin

Ridwan Darmawan (foto; ist)
Ridwan Darmawan (foto; ist)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta–Maraknya pemberitaan media soal komentar Ridwan Darmawan mengenai susunan kabinet Jokowi-Amin yang mencatut nama RMI NU (Rabithah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama) segera diklarifikasi. Menurutnya, komentar tersebut adalah buah pikirannya pribadi dan tidak ada kaitannya dengan oraginasisasi asosiasi pesantren NU itu.

“Pemberitaan terkait dengan kekecewaan RMI NU terhadap Presiden Jokowi atas penetapan Menteri Agama tersebut bukan perintah lembaga RMI NU, dan saya TIDAK PUNYA KAPASITAS untuk mengatasnamakan RMI NU, namun inisiatif saya sendiri sebagai pribadi sebagai warga NU,” tulis Ridawan dalam peryataan tertulis, Rabu (23/10).

Ridwan menjelaskan pernyataan dalam berita merupakan hasil obrolan santai dan bukan pernyataan tertulis. Ia pribadi merasa tidak mendapat konfirmasi atas penayangan berita tersebut. Oleh karenya, ia meminta kepada media untuk mencabut berita yang beredar.

Baca juga  Sempat Bikin Heboh Publik, Akhirnya Vanessa Angel Ungkap Sosok Suaminya

Atas kejadian itu, Ridwan meminta maaf kepada warga NU dan terhusus kepada RMI NU dan KH. Ghoffar Rozin (Gus Rozin), Ketua PP RMI NU.

Berikut isi permintaan Ridwan sekaligus hak jawab atas pemberitaan yang terlanjur menyebar:

Perihal : Permohonan Maaf/Hak Jawab

Terkait : Pemberitaan Kecewa Terhadap Presiden Joko Widodo

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Selamat siang untuk semua kader NU dan Masyarakat Indonesia yang saya cintai dan banggakan.

Pertama-tama saya mengucapkan puji dan syukur atas karunianya hingga siang ini kita masih diberikan kesehatan. Saya Ridwan Darmawan, Pengurus RMI NU akan mengklarifikasi dan mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya terkait pemberitaan yang beredar di media massa.

Pertama, pemberitaan terkait dengan kekecewaan RMI NU terhadap Presiden Jokowi atas penetapan Menteri Agama tersebut bukan perintah lembaga RMI NU, dan saya TIDAK PUNYA KAPASITAS untuk mengatasnamakan RMI NU, namun inisiatif saya sendiri sebagai pribadi sebagai warga NU.

Baca juga  Festival Tujuh Danau 2025: Tiris Bergeliat, Ekonomi Rakyat Berputar di Tepian Ranu Segaran

Kedua, pernyataan tersebut dikutip oleh teman-teman media pada saat ngobrol santai, bukan pernyataan tertulis yang saya buat atau wawancara khusus mengenai hal itu.

Ketiga, dengan kerendahan hati saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus dan kader NU, wabilkhusus kepada pimpinan saya ketua RMI NU Bapak K.H. Abdul Ghoffar Rozin, jika dalam pemberitaan tersebut banyak pihak yang dirugikan.

Keempat, saya meminta permohonan maaf kepada Presiden Jokowi dan seluruh masyarakat Indonesia apabila dalam pemberitaan tersebut membuat tidak nyaman.

Terakhir, saya meminta dengan sangat, kepada media atau jurnalis yang menailkan berita tanpa konfirmasi dan membawa-bawa nama RMI NU, untuk mencabut pemberitaan tersebut.

Demikianlah klarifikasi dan permohonan maaf ini saya buat dengan sadar dan sebenar-benarnya. Trimakasih.

Wallahu muwaffiq ila aqwamit-thariiq.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Hormat saya,

Ridwan Darmawan, S.H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *