PILIHANRAKYAT.ID, Sampang-Kenaikan iuran BPJS Kesehatan ditanggapi oleh elemen mahasiswa Sampang, mereka menggelar aksi protes di depan Kantor DPRD Sampang, Jawa Timur (Jatim), Kamis (5/9/2019),
Aksi yang digelar Sejumlah mahasiswa dari berbagai elemen ini berujung ricuh dan terlibat baku hantam dengan aparat kepolisian yang melakukan penjagaan.
Keributan terjadi saat sejumlah peserta aksi menginginkan seluruh anggota DPRD Sampang keluar dan menemui mereka. Namun, setelah beberapa saat menunggu, ternyata hanya beberapa anggota yang datang.
Keinginan massa aksi yang tak terpenuhi, memaksa massa aksi untuk menerobos masuk gedung DPRD, upaya mereka dihadang aparat kepolisian sehingga terjadi keributan.
“Kami datang ke sini untuk menyuarakan aspirasi. Tetapi, polisi mengintervensi teman-teman mahasiswa,” kata koordinator lapangan aksi, Muhammad Itqon, Kamis (5/9/2019).
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan terasa memberatkan rakyat, sehingga kenaikan tersebut harus dibatalkan
“Kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini memberatkan rakyat Indonesia. Karena itu, harus dibatalkan. Kami ingin pemerintah mendengarkan tuntutan ini,” tegasnya.
(Cipto/PR.ID)




