PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Probolinggo memperketat monitoring dan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah temuan menu berulat yang sempat viral di media sosial. Penguatan pengawasan dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan dan kualitas distribusi tetap terjaga.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Probolinggo menyatakan, kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) sejatinya telah berjalan rutin. Namun, pasca-temuan tersebut, intensitas dan cakupan pemeriksaan ditingkatkan, terutama pada proses penyimpanan bahan makanan, pengolahan, hingga distribusi ke penerima manfaat.
“Langkah ini untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Kami evaluasi mulai dari rantai pasok hingga pengawasan di dapur penyedia,” ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.
Satgas juga menggandeng dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan sampel makanan dan pembinaan terhadap petugas lapangan. Pemerintah daerah menegaskan program MBG tetap berjalan, sembari memastikan aspek higienitas dan standar operasional prosedur dipatuhi seluruh penyelenggara.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan. Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah membentuk SPPG sebagai unit layanan pemenuhan gizi di tingkat lokal.
Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyatakan akan menyampaikan hasil evaluasi secara terbuka kepada publik setelah proses pemeriksaan rampung.




