Merawat Budaya Leluhur, Pemuda Benmote Gelar “Madura Culture Festival”

Merawat Budaya Leluhur, Pemuda Benmote Gelar "Madura Culture Festival", (Foto: Istimewa)
Merawat Budaya Leluhur, Pemuda Benmote Gelar "Madura Culture Festival", (Foto: Istimewa)

PILIHANRAKYAT.ID, Sampang-Madura merupakan daerah yang mempunyai banyak budaya dan kesenian yang digemari oleh masyarakat. Salah satunya Kabupaten Sampang yang terus melestarikan dan merawat budaya leluhur dengan kesadaran menjaga identitas daerah.

Dengan alasan itu, Pergerakan Pemuda Pemudi Benmote melakukan trobosan baru untuk seluruh siswa, siswi dan muda mudi se-Kabupaten Sampang untuk mengenal lebih akrab tradisi setempat dengan kegiatan yang bertajuk “Madura Culture Festival”. Di samping itu, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati peristiwa 15 Januari 1974 atau yang biasa disebut peristiwa MALARI.

Harus diakui, kemajuan suatu bangsa tak lepas dari peran pemuda pemudinya. Peran pemuda pemudi di sini sangatlah menjadi proritas utama dalam merawat budaya dan tradisi yang diwarisankan para leluhur.

Baca juga  Konflik Antarwilayah di Pasuruan Berakhir Damai setelah Dimediasi Polri dan TNI

Apalagi, di zaman yang serba milenial ini, yang penuh dengan perubahan-perubahan baru menjadi tantangan utama dalam merawat tradisi leluhur. Maka dari itu, dengan misi menamkan rasa cinta pada budaya nusantara, Pergerakan Pemuda Pemudi Benmote menggelar kegiatan yang bernuansa kebudayaan dan kesenian.

Acara yang dimulai dari 15 Desember 2019-18 Januari 2020 di Balai Desa Kedungdung Sampang Madura ini juga menggelar beberapa event yang dilombakan, diantaranya Lomba Cerita dengan tema “Perjuangan Raja Trunojoyo Melawan Penjajah”, Lomba Baca Puisi dan Lomba Fotografi.

Baca juga  Kata Menag Lukman, Sifat Lembut Bukan Lemah Tapi Justru Tersimpan Kekuatan

Selain itu, acara ini ditutup dengan dialog kebangsaan dengan tema “Saatnya Kaum Muda Bicara; Bangun Bangsa dari Desa”, yang akan dihadiri oleh pemateri Alan Kaisan (Aktvis Muda Pergerakan), Bung Fafan (Seniman sekaligus Aktivis Sampang) dan Hermanto (Kepala Desa Sampang). Ujar Nurul Fata.

(Roni/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *