Daerah  

Pembangunan TPT Rp 150 Juta di Desa Patemon Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Material

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Keloran, Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, menjadi sorotan warga. Proyek yang bersumber dari Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2026 itu diduga menggunakan material yang kualitasnya dipertanyakan.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pembangunan TPT tersebut memiliki volume 51 meter dengan anggaran Rp 150 juta. Pelaksana kegiatan tercantum sebagai Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Patemon.

Riski, salah seorang warga Kecamatan Krejengan, mempertanyakan pemilihan material yang digunakan dalam proyek tersebut. Ia menyoroti semen bermerek Singa Merah dan pasir lokal yang disebut digunakan dalam pembangunan.

Baca juga  Warga Resah, Pembangunan Diduga Supermarket di Desa Kropak Belum Kantongi Izin

“Semennya pakai merek Singa Merah, pasirnya pakai pasir lokal. Anggaran banyak, tapi kualitas tidak meyakinkan,” kata Riski, Selasa, 13 Oktober 2026.

Menurut dia, penggunaan material dalam proyek yang dibiayai anggaran pemerintah perlu menjadi perhatian agar hasil pembangunan sesuai dengan standar mutu yang dipersyaratkan.

Namun, dugaan mengenai kualitas material tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Jenis merek semen maupun asal pasir tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa material yang digunakan tidak memenuhi standar teknis.

Baca juga  Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo Setop Sementara Program MBG, Ada Masalah Kualitas dan Dugaan Keracunan

Hingga berita ini ditulis, pihak Pemerintah Desa Patemon belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan mengenai pemilihan material, spesifikasi teknis, serta pengawasan pelaksanaan proyek tersebut.

Keterangan pemerintah desa dan TPK diperlukan untuk menjelaskan kesesuaian material dengan spesifikasi pekerjaan serta memastikan penggunaan anggaran Rp 150 juta itu dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *