PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp13,24 triliun dan lahan seluas 259.230,73 hektare kepada negara. Penyerahan berlangsung di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 6 Oktober 2026.
Jaksa Agung ST Burhanuddin, selaku Wakil Ketua I Pengarah Satgas PKH, menyerahkan uang tersebut kepada Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan itu.
“Hari ini kami melaporkan sekaligus menyerahkan uang sebesar Rp13.241.335.681.910,13 kepada negara melalui Kementerian Keuangan untuk disetorkan ke kas negara,” kata Burhanuddin.
Uang tersebut berasal dari tiga sumber. Sebesar Rp3,47 triliun merupakan hasil penagihan denda administratif di bidang kehutanan dan Satgas PKH. Kemudian Rp1,53 triliun berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak Kejaksaan dari penanganan tindak pidana khusus. Adapun Rp8,22 triliun berasal dari penerimaan pajak atas wajib pajak yang menjadi tindak lanjut Satgas PKH.
Selain uang, Satgas PKH menyerahkan kembali lahan seluas 259.230,73 hektare yang telah dikuasai negara. Lahan tersebut terdiri atas sektor perkebunan, kawasan hutan konservasi dan hutan lindung, serta sektor pertambangan.
Lahan perkebunan seluas 140.762,04 hektare akan diserahkan kepada Kementerian Kehutanan untuk dikelola PT Agrinas Palma Nusantara. Sebanyak 118.256,74 hektare kawasan hutan konservasi dan hutan lindung akan digunakan untuk reforestasi. Sedangkan 211,95 hektare lahan sektor pertambangan juga diserahkan kepada Kementerian Kehutanan.
Burhanuddin mengatakan Satgas PKH telah menguasai kembali kawasan hutan seluas 6.206.212,14 hektare sejak dibentuk pada Februari 2025. Pada sektor pertambangan, penguasaan kembali kawasan hutan mencapai 14.633,79 hektare.
Penyerahan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara. Prabowo datang bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Hadir pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Di lokasi acara, tumpukan uang pecahan Rp100 ribu dalam plastik transparan disusun menyerupai piramida tiga sisi. Tumpukan uang tersebut menjadi simbol penyerahan hasil penertiban kawasan hutan kepada negara.




