PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di sejumlah wilayah Jawa Timur. Berdasarkan laporan yang beredar, sebanyak delapan ekor ternak dilaporkan mati akibat wabah tersebut di beberapa daerah di Jawa Timur.
Menyikapi kondisi itu, Koperasi Unit Desa (KUD) Argopuro yang berlokasi di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, memastikan telah melakukan langkah antisipatif sejak dini guna melindungi ternak milik para anggotanya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah vaksinasi rutin terhadap ternak anggota koperasi yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali.
“Kami telah melakukan vaksin terhadap ternak anggota KUD Argopuro enam bulan sekali. Semua ini dilakukan sebagai langkah kami untuk tetap menjaga kesehatan ternak serta menjaga produksi susu,” kata Muhidin, Anggota Pengawas KUD Argopuro, Selasa (27/01/2026).
Selain vaksinasi, pengurus KUD Argopuro juga mengintensifkan imbauan kepada para peternak agar menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar secara lebih ketat. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah masuk dan menyebarnya virus PMK ke wilayah peternakan anggota koperasi.
“Kami juga mengingatkan peternak untuk lebih disiplin menjaga kebersihan kandang sebagai bagian dari upaya pencegahan,” ujarnya.
Dengan langkah preventif tersebut, KUD Argopuro berharap ternak anggota tetap terlindungi dari ancaman PMK, sekaligus menjaga stabilitas produksi susu di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap wabah di Jawa Timur.




