PILIHANRAKYAT.ID, Masyarakat Indonesia sudah banyak yang mengalamai keresahan akibat bencana maupun konflik antar sosial. Hal itu, harus direspon betul oleh Presiden Jokowi maupun pemimpin negara.
Salah satunya aspek bencana alam maupuan konflik sosial yang dialami oleh masyarakat Ambon dan Masyarakat Wamena, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan sejumlah paket bantuan kepada warga Ambon terdampak bencana gempa bumi dan warga Wamena terdampak kerusuhan sosial beberapa waktu lalu.
Ada ribuan paket bahan pokok bantuan presiden yang diserahkan. Hal itu, demi mengiginkan masyarakat Indonesia hidup sejahtera, damai, dan harmonis. Maka dari itu, bantuan yang diberikan oleh presiden terhadap masyarakat Ambon dan Wamena bermanfaat.
Dari informasi yang diberikan Sekretariat Presiden, Rabu (2/10/2019), sebanyak 2.000 bantuan diserahkan kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku pada Selasa, 1 Oktober 2019 untuk disalurkan ke lokasi terdampak gempa bumi di Maluku antara lain Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, dan Kabupaten Seram Bagian Barat.
Sebelumnya, sudah siketahui bahwa paket yang akan dibantukan terhadap masyarakar Wamena masih belum sampai. Kabarnya akan sampai pada hari ini. Jadi masyarakat Wamena diharapkan untuk sabar dalam menunggu paket bantuan barang tersebut.
Sementara itu, sejumlah 1.380 paket Bantuan Presiden untuk Wamena saat ini masih dalam perjalanan diangkut menggunakan pesawat Hercules A-1320 milik TNI-AU yang bertolak dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin (1/10). Diperkirakan paket bantuan akan tiba di Wamena hari ini.
Sedangkan 3.620 paket bantuan yang akan dibagi menjadi dua tahap pengiriman menunggu jadwal keberangkatan pesawat berikutnya yaitu pada Kamis (3/10) dan Jumat (4/10).
Adapun paket bantuan yang disalurkan terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 1-liter minyak goreng, 1 kotak teh celup, 1 kotak biskuit dan 1 botol air mineral.
Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi Maluku tanggal 29 September 2019, jumlah korban bencana gempa bumi yang meninggal dunia sebanyak 30 orang dan luka-luka sebanyak 156 orang. (Rifa’i/PR.ID)




