Gak Nyangka, Karung Beras dan Karung Terigu Bekas Bisa Jadi Style yang Elegan

Karung Tepung Jadi Baju elegan (foto: intstagram @imaggieson)
Karung Tepung Jadi Baju elegan (foto: intstagram @imaggieson)

PILIHANRAKYAT.ID, Kreatifitas selalu hadir dalam situasi dan kondisi yang memungkinkan. Karena itulah kreatifitas selalu tak kenal batas.

Dalam ajang New York Fashion Week 2019 banyak karya dari desainer ternama, namun juga tak kalah menarik hasil kreasi asal Indonesia.

Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran desain menggunakan karung beras dan karung tepung terigu bekas yang sudah sangat familiar.

Adalah Maggie Hutauruk yang mendesain barang bekas tersebut jadi item fesyen nan unik. Salah satunya dikenakan seorang model lelaki sebagai pembuka runway show.

Di belakang model pertama, model perempuan membawakan kreasi perempuan pendiri 2Maddison Avenue itu berwujud cropped top berbahan tulle yang dipadukan dengan flirty skirt berwarna putih. Maggie menerangkan, rok tersebut juga merupakan hasil daur ulang karung beras.

Baca juga  PT ASABRI Buka Lowongan Magang untuk Lulusan D3 hingga S1, Rekrutmen Gratis

Karung beras bekas juga digunakan untuk menghasilkan jaket denim panjang yang dikenakan seorang model perempuan. Ia menambahkan, sequins untuk menghasilkan tampilan lebih mewah.

Jaket tersebut dipadukan dengan rok berbahan denim dan cropped top fuschia. Tak lupa bucket hat yang juga memanfaatkan karung beras bekas.

Dikutip dari Liputan6.com (13/9) Dalam akun instagram Creative Hub, Maggie menerangkan konsep desain yang ia bawa ke panggung NYFW 2019. Ia terinspirasi dari gaya ikon pop dan rock era 80-an yang penuh warna, serta eklektik.

Cita rasa seni Andy Warhol dan Jean-Michel Basquiat cukup mendominasi karyanya, terlihat dari motif print yang sangat cerah dan bentuk abstrak.

Baca juga  Luhut B. Pandjaitan Yakin Akan Pertumbuhan Ekonomi

Ide ini kemudian dituangkan pada jaket bermotif wajah perempuan Afro berpadu kaus V neck putih dengan gambar karung terigu Cap Segitiga Biru. Untuk menghasilkan tampilan gaya 80-an, ia memadukannya dengan celana denim berkombinasi bahan kain Makassar. Tak lupa rantai di celana pria sebagai aksesori pelengkap.

Selanjutnya Maggie mengaku baru pertama kali bereksperimen dengan karung bekas. Material karung yang dipilih adalah yang familiar bagi orang Indonesia.

“Indonesians are very familiar with this logo, which you’d find in any of the traditional markets across our country. It’s now made it to @nyfw,” tulis Maggie (Nolhe/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *