Puluhan Massa Aksi Surabaya dan Malang Serentak Dukung Revisi UU KPK

Puluhan Massa Aksi Surabaya dan Malang Serentak Dukung Revisi UU KPK (foto: detiik.com)
Puluhan Massa Aksi Surabaya dan Malang Serentak Dukung Revisi UU KPK (foto: detiik.com)

PILIHANRAKYAT.ID, JAWA TIMUR-Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Jawa Timur Anti Korupsi (MJTAK) mengaku mendukung penuh revisi UU KPK dengan alasan agar ke depan lebih profesional dalam penegakan kasus korupsi di Indonesia.

“Kita dari Komunitas Masyarakat Jawa Timur Anti Korupsi (MJTAK) kita mau menyuarakan aspirasi kita mendukung revisi Undang-Undang KPK agar KPK lebih profesional lagi dalam penegakan kasus korupsi yang ada di Indonesia,” kata koordinator aksi Ahmad Sholeh di sela-sela aksi, Sabtu (7/9).

Perdebatan rencana revisi Undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang banyak melahirkan pro kontra. Hal ini manjadi wajar di negara demokrasi, tapi pertimbangan yang matang juga menjadi solusi jalan terbaiknya.

Baca juga  Presiden Jokowi Memberikan Bantuan Kepada Masyarakat Ambon Dan Wamena

Dalam keterangannya, Sholeh menolak jika selama ini sejumlah revisi KPK dinilai akan melemahkan lembaga antirasuah itu. Ia menyinggung salah satu poin yang menyebutkan ada dewan pengawas yang bertugas untuk memeriksa dugaan pelangggaran etik kepada pimpinan dan pegawai KPK.

“Kita menilai KPK harus ada lembaga etik untuk mengawasi kinerja KPK. Karena saya rasa KPK bukan malaikat, KPK juga manusia biasa dalam menegakan suatu hukum dalam pemberatasan korupsi,” terangnya

Sementara itu di hari yang sama, sekelompok mahasiswa di Malang gelar aksi turun jalan di depan gedung DPRD Kota Malang. Mereka meminta KPK memperbaiki kinerja dan tidak mencampuri hasil kerja pansel capim KPK.

Baca juga  Angka Perceraian di Kabupaten Sumenep Tahun 2020 Tinggi, 1.429 Perempuan Resmi Berstatus Janda

Sebelumnya, massa menggelar longmarch dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Save Pansel KPK’ dan ‘Bersama Pansel KPK Kuat’ sampai di titik aksi.

“Kita menuntut KPK benar-benar harus diperbaiki, dan kita menuntut bahwasanya oknum-oknum yang memfitnah dan mengada-ada tentang kinerja pansel, harus segera diusut tuntas oleh Polri,” ujar Muhammad Yafi salah satu orator aksi, Sabtu (7/9).

Mereka menganggap 10 capim KPK merupakan putra-putri terbaik bangsa yang dipilih oleh Presiden Jokowi untuk perbaikan kinerja KPK ke depannya. Hal itu, bukan bermaksud memfitnah atau berprasangka buruk terhadap KPK, tapi ini semua untuk kinerja KPK agar masyarakat sepenuhnya percaya dan semakin yakin atas kinerja baik KPK.

“Jadi kinerja pansel, tidak sepatutnya diragukan. Apalagi sampai memfitnah dan memiliki prasangka buruk. Karena ke-10 nama itu adalah putra-putri terbaik bangsa, dan dipilih berdasarkan pertimbangan dan perbaikan kinerja KPK ke depan,” tegas Yafi. (Anwar/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *